Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Intimate Interview

Mengenal Islamia Aprilia, Hijabers yang Jadi Desainer di Usia Remaja

wolipop
Rabu, 29 Apr 2015 09:24 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Aprilia Islamia
Jakarta -

Semakin banyak desainer muda yang menunjukkan eksistensinya di dunia mode Indonesia, salah satunya adalah Islamia Aprilia. Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, nama Aprilia sudah cukup dikenal di kalangan pecinta busana muslim lewat rancangannya yang sederhana namun tetap elegan dan nyaman.

Di tahun 2011, wanita yang akrab disapa Mia ini merilis label perdananya yang bertajuk Aprilia Collections. Kala itu usianya masih 17 tahun. Padahal dulu ia sama sekali tidak berpikiran untuk menggeluti bisnis busana muslim.

Bagi wanita kelahiran 1994 ini, dunia mendesain bukanlah hal yang baru untuknya. Sang ibunda rupanya juga berkutat di bidang yang sama selama 20 tahun lebih. Maka tak heran sejak kecil ia sudah tidak asing dengan berbagai macam seluk-beluk mendesain, mulai dari kain, payet, bordir, dan aksesori lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya saya hanya membantu mama menjual produknya sewaktu masih sekolah. Lalu saya jadi tertarik untuk terjun ke dunia bisnis dan alhamdulillah dapat dukungan dari orangtua untuk membangun brand saya sendiri. Itulah awal terbentuknya Aprilia Collections," cerita Mia saat dihubungi oleh Wolipop via e-mail beberapa waktu lalu.

Dorongan dan dukungan dari orangtua membuatnya ingin menjadi desainer fashion. Terlebih lagi setelah dirinya merlihat dunia mode yang dipenuhi dengan banyak persaingan membuatnya terpacu untuk menelurkan karya yang lebih indah. Mia juga berniat untuk turut berpartisipasi dalam kemajuan dunia mode Indonesia, yakni menjadi kiblat busana muslim dunia.

Untuk mewujudkan cita-citanya ini, tak tanggung-tanggung Mia memperdalam ilmu desain hingga ke luar negeri. Namanya terdaftar sebagai salah satu mahasiswi di Royal Melbourne Institute of Technology and Design, Australia.

Baca Juga: 50 Momen Menghebokan dari Pekan Mode Dunia

Berbicara soal koleksi rancangannya, Mia seolah tak kehabisan dengan ide-ide segar. Di bulan April ini, ia telah merilis koleksi terbaru yang bertemakan The Royal Dresses dan Floral collections.

"Rencana ke depan insya Allah saya ingin membuat koleksi maternity dan busana yang cocok untuk ibu menyusui. Untuk rencana fashion show mungkin sebelum bulan puasa ini mudah-mudahan bisa terlaksana di Perth atau di Melbourne," paparnya.

Busana-busana yang ditawarkan oleh Aprilia Collection ini merupakan ready-to-wear yang kasual, glamor, hingga premium. Blus, rok, celana, dress, hingga blazer dibanderol seharga Rp 215 ribu hingga Rp 3,5 jutaan.

Tak hanya busana, terdapat pula hijab dan aksesori lainnya seperti sepatu, tas, mukena yang ditawarkan mulai dari Rp 75 ribu. Sedangkan untuk koleksi ekslusif dan premium seperti gaun pengantin berkisar seharga Rp 7 juta hingga Rp 25 juta.

Sudah terbiasa mendesain busana sendiri, rupanya wanita yang hobi travelling ini juga mempunyai cita-cita yang ingin diwujudkannya. Yaitu berkolaborasi dengan salah satu desainer Indonesia.

"Saya ingin berkolaborasi dengan mas Ferry sunarto. Karyanya yang elegan dan memperhatikan setiap detailnya membuat saya sangat terkesan," katanya.

Jika memungkinkan untuk berkolaborasi, ia ingin memadukan desain dan material kemudian membuat koleksi eksklusif yang dapat dipamerkan ke taraf internasional.

(int/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads