×
Ad

5 Cara Diet Gula untuk Wajah Bebas Keriput dan Glowing

Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 07 Apr 2026 11:00 WIB
Halaman ke 1 dari 3
Foto: Getty Images/iStockphoto/Ratana21
Jakarta -

Kamu ingin wajah bebas keriput dan glowing? Selain pakai skincare, coba cara diet gula untuk membuat wajah semakin mulus dan bersinar.

Konsumsi gula berlebihan selama ini kerap dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. Namun tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh secara umum, asupan gula yang tinggi juga diketahui dapat memengaruhi kondisi kulit wajah.

Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis bisa mempercepat kerusakan kulit.

Fenomena ini membuat tren diet gula untuk wajah semakin populer. Banyak orang mulai membatasi konsumsi gula dengan harapan kulit tampak lebih sehat, cerah, dan terhindar dari tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan kusam.

Direktur dermatologi laser dan kosmetik di University of Texas di Austin Dell Medical School, S. Tyler Hollmig, MD, menyebut bahwa apa yang dikonsumsi seseorang sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit.

"Pola makan jelas bisa berperan dalam kesehatan kulit," kata Hollmig, direktur dermatologi laser dan kosmetik di departemen penyakit dalam di University of Texas, Austin Dell Medical School, dilansir dari Everyday Health.

Dampak Konsumsi Gula Berlebihan pada Wajah

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dapat memicu sejumlah gangguan pada kulit. Berikut beberapa dampak yang perlu diwaspadai:

Mempercepat penuaan kulit

Gula dapat memicu proses yang disebut glikasi, yaitu kondisi ketika molekul gula menempel pada protein, lemak, atau asam nukleat dalam tubuh. Proses ini menghasilkan senyawa bernama advanced glycation end products (AGEs) yang dapat merusak kolagen dan elastin.

Kolagen sendiri berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Ketika kolagen rusak, kulit menjadi lebih mudah kendur, muncul garis halus, serta kerutan.

Selain itu, glikasi juga meningkatkan produksi radikal bebas yang memperparah kerusakan kulit.

Memicu timbulnya jerawat

Asupan gula tinggi juga berkaitan dengan meningkatnya risiko jerawat. Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Dermatology tahun 2020 dengan mengamati hampir 25 ribu orang dewasa menemukan bahwa konsumsi makanan berlemak dan manis dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya jerawat sebesar 54%, minuman manis meningkatkan risiko tersebut 18%.

Gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh yang kemudian memicu peradangan. Kondisi ini juga berpengaruh pada peningkatan hormon androgen yang merangsang produksi minyak berlebih di wajah. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun muncul.



Simak Video "Video: Tips Kulit Glowing Lewat Asupan Makanan"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork