Turun 19 Kg, Ini Diet yang Dilakukan Kim Kardashian Pasca Melahirkan
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 28 Mar 2016 19:02 WIB
Jakarta
-
Kim Kardashian sempat beberapa kali mengeluh tentang bobot tubuh yang melonjak pasca melahirkan anak keduanya, Saint West. Tentu istri Kanye West itu tak tinggal diam dan segera menerapkan diet agar kembali langsing. Diketahui jika Kim melakukan pengaturan pola makan ala Atkins. Kabarnya diet tersebut membuatnya turun hingga empat kilogram sebulan. Meski masih ingin menurunkan tujuh kg lagi, kini Kim sudah berhasil menyusutkan 19 kg. Berikut beberapa aturan makan yang dilakukannya:
1. Diet Atkins
Program pengaturan pola makan ini diperkenalkan oleh Dr. Robert C. Atkins. Diet tersebut mengutamakan pengaturan asupan karbohidrat untuk membakar lemak tubuh dengan cara yang simpel. Yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti menu makan yang sudah ditetapkan. Kim ternyata sudah familiar dengan diet Atkins sejak kuliah pasca diperkenalkan oleh ayahnya. Sudah terbukti melangsingkan, ia pun menggunakannya lagi untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan.
2. Banyak Protein
Menurut sebuah riset, orang yang diet namun mengonsumsi protein mengalami penurunan berat badan yang lebih berarti dari pada yang tidak. Nutritionis Colette Heimowitz pun mengatakan jika Kim makan protein setiap harinya, entah itu telur, ayam, atau daging. Hal tersebut perlu dilakukan agar tetap kenyang dan puas meski tengah diet.
3. Konsumsi Keju
Kim juga tidak menjauhi keju. Meski begitu, konsumsi makanan olahan susu tersebut harus dibatasi agar tidak mengganggu program diet. Setiap harinya ibu dua anak tersebut hanya boleh menyantap dua ons saja. Bukan hanya keju, penggunaan sour cream dan butter juga diminimalisir.
"Makanan-makanan tersebut tidak sepuasnya tapi dia boleh makan hanya untuk memuaskan. Karena pakai butter untuk brokoli memang lebih enak dari pada brokoli rebus," kata Collete kepada Cosmopolitan.
4. Makanan Kalori Tinggi
Bintang realiti Keeping Up with The Kardashians tersebut mungkin mengonsumsi makanan yang rendah karbohidrat namun tidak rendah kalori. Menurut Collete, makanan rendah kalori membuat orang jadi lapar seharian sehingga mengganggu program diet. Selain itu, menghindari asupan berkalori juga tidak baik untuk ibu menyusui karena ditakutkan bayi akan kekurangan nutrisi.
Collete mengatakan jika ibu menyusui paling tidak harus mengonsumsi 1.800 kalori per hari. Untuk itu, Kim menyantap enam ons protein, empat ons keju, delapan sampai 10 porsi sayuran, dan dua sendok lemak. Meski punya menu diet yang ketat, wanita 35 tahun tersebut suka bepergian sehingga masih sering makan di luar.
5. Pantangan Makan
Tentu saja diet Atkins punya beberapa pantangan. Beberapa di antaranya adalah gula, permen, kue, biskuit, terigu putih, hingga beras putih. Mereka yang menjalankan diet tersebut juga tetap boleh menyantap makanan berkarbohidrat asal dengan cermat.
"Rahasianya adaah memilih makanan karbohidrat tinggi serat yang mengeluarkan gula ke aliran darah secara lambat. Dari pada nasi putih lebih baik nasi merah. Dari pada kentang lebih baik ubi. Dan jika mau makanan penutup kamu bisa membuatnya dengan Splenda dari pada gula," satan Collete. (ami/ami)
1. Diet Atkins
Program pengaturan pola makan ini diperkenalkan oleh Dr. Robert C. Atkins. Diet tersebut mengutamakan pengaturan asupan karbohidrat untuk membakar lemak tubuh dengan cara yang simpel. Yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti menu makan yang sudah ditetapkan. Kim ternyata sudah familiar dengan diet Atkins sejak kuliah pasca diperkenalkan oleh ayahnya. Sudah terbukti melangsingkan, ia pun menggunakannya lagi untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan.
2. Banyak Protein
Menurut sebuah riset, orang yang diet namun mengonsumsi protein mengalami penurunan berat badan yang lebih berarti dari pada yang tidak. Nutritionis Colette Heimowitz pun mengatakan jika Kim makan protein setiap harinya, entah itu telur, ayam, atau daging. Hal tersebut perlu dilakukan agar tetap kenyang dan puas meski tengah diet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kim juga tidak menjauhi keju. Meski begitu, konsumsi makanan olahan susu tersebut harus dibatasi agar tidak mengganggu program diet. Setiap harinya ibu dua anak tersebut hanya boleh menyantap dua ons saja. Bukan hanya keju, penggunaan sour cream dan butter juga diminimalisir.
"Makanan-makanan tersebut tidak sepuasnya tapi dia boleh makan hanya untuk memuaskan. Karena pakai butter untuk brokoli memang lebih enak dari pada brokoli rebus," kata Collete kepada Cosmopolitan.
4. Makanan Kalori Tinggi
Bintang realiti Keeping Up with The Kardashians tersebut mungkin mengonsumsi makanan yang rendah karbohidrat namun tidak rendah kalori. Menurut Collete, makanan rendah kalori membuat orang jadi lapar seharian sehingga mengganggu program diet. Selain itu, menghindari asupan berkalori juga tidak baik untuk ibu menyusui karena ditakutkan bayi akan kekurangan nutrisi.
Collete mengatakan jika ibu menyusui paling tidak harus mengonsumsi 1.800 kalori per hari. Untuk itu, Kim menyantap enam ons protein, empat ons keju, delapan sampai 10 porsi sayuran, dan dua sendok lemak. Meski punya menu diet yang ketat, wanita 35 tahun tersebut suka bepergian sehingga masih sering makan di luar.
5. Pantangan Makan
Tentu saja diet Atkins punya beberapa pantangan. Beberapa di antaranya adalah gula, permen, kue, biskuit, terigu putih, hingga beras putih. Mereka yang menjalankan diet tersebut juga tetap boleh menyantap makanan berkarbohidrat asal dengan cermat.
"Rahasianya adaah memilih makanan karbohidrat tinggi serat yang mengeluarkan gula ke aliran darah secara lambat. Dari pada nasi putih lebih baik nasi merah. Dari pada kentang lebih baik ubi. Dan jika mau makanan penutup kamu bisa membuatnya dengan Splenda dari pada gula," satan Collete. (ami/ami)










































