Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hobi Makan Manis? Jangan Heran Kalau Anda Sering Susah Tidur

Hestianingsih - wolipop
Senin, 18 Jan 2016 11:04 WIB
...
Foto: thinkstock
Jakarta - Hobi makan cake, wafer, biskuit, es krim atau donat dengan lelehan cokelat atau isian jelly? Jangan heran jika setiap malam Anda harus berusaha keras agar bisa tertidur nyenyak. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung gula bisa memengaruhi jam tidur Anda terutama di malam hari.

Makanan bergula tidak hanya mencakup penganan manis saja. Karbohidrat tinggi seperti burger, mie ayam, lontong sayur, nasi putih ataupun gorengan juga termasuk tinggi kadar gulanya.

Sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan bahwa makanan bergula mengganggu jam tidur, yang juga memicu kita untuk menginginkan penganan manis di hari berikutnya. Sementara itu studi juga memperlihatkan, orang cenderung kurang bisa tidur nyenyak setelah makan makanan yang tinggi gula dan lemak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penemuan kami memperlihatkan bahwa kualitas diet juga berpengaruh pada kualitas tidur. Yang lebih mengejutkan, hanya satu hari Anda mengonsumsi lebih banyak lemak dan serat lebih sedikit, sudah cukup untuk mengganggu parameter tidur," jelas ketua penelitian Dr Marie-Pierre St-Onge dari Columbia University, seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama

Dr Nerina Ramlakhan, pakar kesehatan tidur dari SilentNight menyarankan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meminimalisir efek buruk makanan tinggi gula terhadap kualitas tidur. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman bebas gula yang banyak mengandung tryptophan.

"Kalau mau minum minuman hangat sebelum tidur, sebaiknya pilih susu almond yang tinggi akan tryptophan karena telah terbukti bisa meningkatkan kualitas tidur," tutur dr. Nerina.

Tryptophan merupakan asam amino perangsang tidur dan juga disebut sebagai obat penenang alami. Zat ini juga banyak terdapat pada telur, cokelat murni (dark chocolate) dan daging turki.

Selain itu juga disarankan mengurangi makanan bergula dan memperbanyak asupan serat. Percobaan pada 26 partisipan menunjukkan bahwa selama lima hari mengonsumsi diet sehat, mereka lebih cepat tertidur 12 menit dibandingkan sebelumnya. (hst/hst)
...
Hide Ads