6 Manfaat Mengurangi Konsumsi Kafein Tiap Hari
Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 30 Mei 2012 18:07 WIB
Jakarta
-
Kafein merupakan senyawa dalam kopi dan minuman energi yang bisa mengakibatkan orang terjaga, sulit mengendalikan emosi, hingga menjadi salah satu pemicu kanker. Kafein inilah yang dikenal sebagai penyebab terjadinya kecanduan. Hal tersebut biasa terjadi, saat mengonsumsi kopi lebih dari 250 mg sekaligus atau setara dengan tiga cangkir kopi.
Selain itu kafein juga meningkatkan aliran darah dalam ginjal sehingga produksi urine bertambah. Oleh karena itu, jika Anda merupakan salah satu pecandu kafein, mulailah untuk mengurangi asupannya.
Menurut konsultan serta pakar diet dan kebugaran ternama Sheela Krishnaswamy, ada enam manfaat yang bisa Anda dapat setelah mengurangi asupan kafein, seperti yang dikutip dari Health Me Up.
1. Terlalu banyak konsumsi kafein akan menstimulasi pusat rasa gugup Anda dan dapat menyebabkan detak jantung lebih cepat, buang air kecil, muntah berlebihan, gelisah, depresi dan tremor dalam beberapa kasus ekstrim. Jika Anda mulai mengurangi mengonsumsinya, perilaku serta penyakit tersebut bisa dengan mudah dihindari.
2. Pengurangan gangguan tidur. Dengan kata lain, seseorang yang memiliki gangguan tidur karena kafein, bisa tidur lebih baik dengan mengurangi jumlah asupannya. Mereka yang kecanduan kafein dan cenderung mengkonsumsi dalam jumlah yang tinggi, ditemukan akan berada pada tingkat kelelahan yang teramat sangat karena kebiasaan kurang tidur.
3. Pengurangan dalam tingkat kecemasan. Seseorang yang mengkonsumsi lebih dari 300 mg kafein perhari dapat memiliki tingkat kecemasan yang tinggi. Meskipun pengurangan kafein membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan, hal itu harus dilakukan secara bertahap. Karena penurunan drastis dari kafein justru akan meningkatkan kecemasan, akibat adanya pemberhentian yang mendadak.
4. Pasien hipertensi biasanya disarankan untuk mengurangi asupan kafein mereka oleh dokter, sehingga tekanan darah mereka dapat lebih terkontrol. Untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, kurangilah asupan kafein Anda dan dapatkan efek yang menguntungkan.
5. Banyak terapis menyarankan alternatif untuk meninggalkan kafein jika mereka ingin tetap tenang. Dengan kata lain, mengurangi atau menghindari kafein mungkin dapat membantu dalam mengatasi emosi seperti cepat marah atau mudah gugup.
6. Masalah lain seperti disorientasi, denyut jantung tidak teratur, sering buang air kecil, gangguan lambung, dan lainnya yang berhubungan dengan keracunan kafein, juga dapat dicegah dengan mengurangi asupan kafein.
(eny/hst)
Selain itu kafein juga meningkatkan aliran darah dalam ginjal sehingga produksi urine bertambah. Oleh karena itu, jika Anda merupakan salah satu pecandu kafein, mulailah untuk mengurangi asupannya.
Menurut konsultan serta pakar diet dan kebugaran ternama Sheela Krishnaswamy, ada enam manfaat yang bisa Anda dapat setelah mengurangi asupan kafein, seperti yang dikutip dari Health Me Up.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Pengurangan gangguan tidur. Dengan kata lain, seseorang yang memiliki gangguan tidur karena kafein, bisa tidur lebih baik dengan mengurangi jumlah asupannya. Mereka yang kecanduan kafein dan cenderung mengkonsumsi dalam jumlah yang tinggi, ditemukan akan berada pada tingkat kelelahan yang teramat sangat karena kebiasaan kurang tidur.
3. Pengurangan dalam tingkat kecemasan. Seseorang yang mengkonsumsi lebih dari 300 mg kafein perhari dapat memiliki tingkat kecemasan yang tinggi. Meskipun pengurangan kafein membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan, hal itu harus dilakukan secara bertahap. Karena penurunan drastis dari kafein justru akan meningkatkan kecemasan, akibat adanya pemberhentian yang mendadak.
4. Pasien hipertensi biasanya disarankan untuk mengurangi asupan kafein mereka oleh dokter, sehingga tekanan darah mereka dapat lebih terkontrol. Untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, kurangilah asupan kafein Anda dan dapatkan efek yang menguntungkan.
5. Banyak terapis menyarankan alternatif untuk meninggalkan kafein jika mereka ingin tetap tenang. Dengan kata lain, mengurangi atau menghindari kafein mungkin dapat membantu dalam mengatasi emosi seperti cepat marah atau mudah gugup.
6. Masalah lain seperti disorientasi, denyut jantung tidak teratur, sering buang air kecil, gangguan lambung, dan lainnya yang berhubungan dengan keracunan kafein, juga dapat dicegah dengan mengurangi asupan kafein.
(eny/hst)
Makanan & Minuman
Diet Tapi Tetap Enak! Ini Rahasia Dada Ayam Marinasi Rendah Kalori yang Bikin Ketagihan
Makanan & Minuman
Cemilan Enak Tanpa Rasa Bersalah! Snack Sayur Krispi Ini Bikin Diet Jadi Lebih Gampang
Pakaian Wanita
Tips Memilih Rok Span untuk Pear Body Shape! Ini Dia 3 Rekomendasi yang Wajib Dicoba
Home & Living
Kenali Fungsi Ukuran Sendok Takar, Kunci Hasil Masakan Lebih Konsisten
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Most Popular
1
30 Ucapan Lebaran 2026 yang Santun dan Bikin Hati Hangat
2
Istri Urus Suami yang Lumpuh Bareng Kekasih Baru, Tuai Pro Kontra
3
Gaya Kompak Aaliyah Massaid dan Keluarga saat Bukber, Ala Timur Tengah
4
Potret Titi Kamal Tampil Beda Dengan Rambut Berponi, Dipuji Makin Awet Muda
5
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
MOST COMMENTED











































