4 Cara Memberi Salam Selain Berjabat Tangan dan Makna di Baliknya
Pool - wolipop
Kamis, 05 Mar 2020 19:30 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Jakarta - Berjabat tangan kini tidak disarankan para pakar kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona. Ketahui 4 cara lain memberi salam dan maknanya.
Melambaikan tangan, atau World Health Organization menyebutnya dengan 'The Wave'. Cara memberi salam ini biasa dilakukan saat bertemu atau nengucapkan selamat tinggal kepada teman, kenalan atau orang yang belum terlalu akrab. Foto: iStock
Orang Asia Tenggara punya kebiasaan menyapa dengan menangkupkan kedua tangan di dada, sambil sedikit menundukkan kepala. Orang India juga kerap melakukan salam ini yang biasa dikenal dengan namaste. Foto: iStock
Secara umum, bahasa tubuh ini dilakukan sebagai ungkapan kekaguman, penghormatan, penghargaan dan rasa terima kasih. Sementara dalam konteks keagamaan, namaste merupakan salah satu gerakan ibadah. Foto: iStock
Adu sikut atau elbow bump merupakan bentuk salam non-formal ketika dua orang saling menyentuhkan siku mereka. Cara memberi salam ini pertama kali populer pada 1969 ketika terjadi wabah lepra yang bersumber di Kalaupapa, Hawaii. Foto: Butch Dill/Getty Images
Pada 2006, adu sikut juga populer sebagai alternatif memberi salam ketika flu burung mewabah di berbagai dunia. Lalu kembali populer di 2009 saat wabah flu babi dan di 2014 kala timbulnya virus Ebola di Afrika. Di zaman sekarang, adu sikut juga menyimbolkan keberhasilan dan sportivitas. Banyak dilakukan kalangan atlet. Foto: Butch Dill/Getty Images
Fist bump atau adu tinju. Cara ini sebenarnya tidak terlalu disarankan untuk dilakukan jika ingin menghindari tertular virus Corona. Tapi risiko penyebaran kumannya lebih sedikit ketimbang berjabat tangan. Adu tinju adalah cara memberi salam atau penegasan di mana dua orang mengepalkan tangan dan saling menyentuhkan tinju mereka. Foto: iStock
Adu tinju juga bisa jadi simbol untuk menunjukkan rasa hormat, pengakuan terhadap seseorang atau perayaan keberhasilan. Biasanya dilakukan antar teman seprofesi atau seperjuangan. Foto: iStock