Menyapa Briptu Imah, Polwan Cantik Berhijab yang Tugas untuk PBB di Afrika
Wanita berusia 25 tahun ini dipilih oleh Polri untuk menjalankan misi kemanusiaan PBB di kawasan Bangui, Republik Afrika Tengah. Dari ribuan orang itu yang dipanggil hanya 500 orang, kemudian disaring lagi jadi 200, dan terakhir jadi 140 orang. Ini untuk pertama kalinya Polri mengutus polisi wanita berhijab untuk misi kemanusiaan PBB. Foto: Instagram/hikmanursyaa
Untuk bisa bergabung dalam misi kemanusiaan tersebut, tes yang dihadapi Briptu Imah cukup berat dan beragam. Ia menjalani tes awal di daerah, kemudian tes di Mabes Polri seperti tes psikologi, tes jasmani atau fisik, tes bahasa, tes kejiwaan, dan masih banyak lagi. Foto: Dok. Instagram @hikmanursyaa
Dalam wawancara dengan Wolipop, Senin (29/7/2019), Briptu Imah mengatakan semuanya benar-benar serba baru saat dia tiba di Bangui, Afrika Tengah. Mulai dari tempat tidur sementara hingga harus menetap di tenda. Baginya tidak masalah tidur di velbed karena sebelumnya sudah diajarkan latihan survive oleh Polri. Foto: Dok. Instagram @hikmanursyaa
Saat menjalani misi kemanusiaan untuk PBB, Briptu Imah bertugas melakukan patroli, pengawalan, penjagaan mako dan tugas-tugas lainnya selayaknya polisi yang sedang dinas. "Kami juga melakukan pekerjaan yang sama dengan pria, seperti memegang senjata dan pengawalan," katanya. Foto: Dok. Instagram @hikmanursyaa
Briptu Imah pun menceritakan bahwa masyarakat di Bangui masih awan dengan kamera dan foto, jadi siapapun yang datang ke kota tersebut harus menyesuaikan diri. Selain itu karena sebagian besar penduduk di negara Afrika Tengah tidak bekerja alias pengaguran, kriminalitas di negara tersebut pun tinggi. Foto: Dok. Instagram @hikmanursyaa










































