Foto: Model Transgender Dominasi Catwalk Louis Vuitton di Paris Fashion Week
Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 05 Okt 2018 19:37 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Paris - Ada yang beda di fashion show Louis Vuitton kali ini. Deretan model transgender ikut memeragakan koleksi teranyar dari label high-end tersebut.
Fashion Show Louis Vuitton menjadi penutup manis Paris Fashion Week Spring 2019. Terlepas dari koleksi yang menawan rancangan Direktur Kreatif Louis Vuitton Nicolas Ghesquière itu, sorotan juga tertuju pada model yang di antaranya adalah transgender. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Salah satu model transgender yang berlenggang di catwalk Louis Vuitton adalah Jessica Espinosa. Ia terlahir sebagai perempuan, namun mengalami transisi saat beranjak dewasa sehingga menjadi seperti laki-laki. Ini adalah pengalaman pertamanya jadi model untuk label sekelas Louis Vuitton. Dengan gaya maskulinnya, ia memeragakan setelan formal bergaya minimalis. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
"Di sekolah, aku selalu diejek karena penampilanku berbeda. Berat rasanya pergi ke kamar mandi karena tatapan aneh para perempuan. Tapi terlepas dari itu, aku bisa tampil di salah satu gelaran terpenting Paris Fashion Week. Kalau aku tidak berubah, mustahil ini bisa terjadi," kata model yang biasa disapa Jay itu, seperti dikutip Dazed. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Dari Kanada, ada Krow yang juga terlahir sebagai perempuan. Di catwalk, ia diberi mandat memeragakan setelan berjas abu-abu dengan dalaman kaus bervisual grafis. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Profesi model sudah digeluti Krow sejak lama. Tapi di awal kariernya, ia masih merepresentasikan dirinya sebagai perempuan. Merasa tidak menjadi dirinya sendiri, ia vakum sejenak dari dunia modeling sebelum akhirnya kembali lagi setelah bertransisi. "Melihat semakin banyak model yang gender fluid dan queer sangat menginspirasi," kata Krow. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Model transgender pria juga eksis di fashion show ini, seperti Alyssa yang berdomisili di Paris. Model 19 tahun ini lebih senang mendefinisikan gayanya sebagai androgyny. "Rasanya itu lebih tepat untuk menjawab pertanyaan tentang gender yang netral," ungkap Alyssa. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Ada juga Miriam Sanchez yang muncul dengan vest warna-warni dan celana panjang hitam. Besar di Madrid, Spanyol, Miram mengisi hari-harinya dengan bermain bola sebelum akhirnya bergabung dengan sebuah agensi model. "Buatku fashion show ini sangat penting untuk membuktikan bahwa menjadi diri sendiri butuh perjuangan," kata Miriam. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Nicolas Ghesquière saat menyapa para tamu di akhir fashion show. Tentang pemilihan model transgender itu, Nicholas sengaja memakai mereka untuk mempertegas konsep koleksinya yang bermain dengan ambiguitas dari gaya berbusana berdasarkan gender. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)