Jakarta - Akan seperti apa perkembangan tren mode pria di tahun 2014 ini? Bergaya maskulin dengan setelan jas, atau justru tampil sporty dengan varian jaket? Men"s Fashion Week yang berlangsung di Kota London kemarin, akan meramalkan tren terbaru untuk Anda.
Pagelaran mode khusus busana pria yang berlangsung di Kota London tahun ini, diisi dengan 60 desainer menswear dari 45 negara berbeda. Salah satunya adalah Astrid Andersen yang membuat tren busana wanita, atasan crop menjadi busana pria.
Masih di koleksi Astrid Andersen, kini atasan pas badan dengan lengan one shoulder yang ditampilkan. Atasan ketat itu dipadukan bersama celana bermotif keemasan.
Para model pria 'menganga' di show Bobby Abley. Selain hiasan perak yang membuat mulut terbuka, aksesori topi bertanduk yang ditampilkan juga mencuri perhatian.
Topi dengan hiasan tanduk, apakah akan jadi tren 2014?
Salah satu model mengenakan T-shirt dengan cutting yang seolah tidak selesai, bertuliskan R.I.P di tengahnya. Di bagian lengan panjangnya ada motif kawat berduri.
Kembali ke koleksi Astrid Andersen, tapi kali ini konsepnya jauh lebih sporty. Para model mengenakan kaos, jaket atau celana training dengan warna biru muda mengkilap.
Nuansa yang lebih segar dibawakan oleh Lou Dalton. Tampak model pria mengenakan setelan warna pink yang serasi, dengan efek tye-dye atau luntur.
Efek bleaching lainnya juga digunakan untuk jaket dan celana denim. Sweater rajut warna merah ditambahkan untuk memberi warna dalam padanan bernuansa pastel.
Roll up neck atau sweater rajut dengan leher tinggi menjadi highlight koleksi terbaru Topman.
Mengingat London Collection ini adalah rangkaian koleksi Autumn/Winter 2014, desainer Topman juga menghadirkan varian jas hujan. Di antaranya adalah trench coat dengan dominasi warna coklat berikut. Nuansa retro ala Londoners tampak kental untuk look yang satu ini.
Raining men! Derasnya air hujan menutup show dari Topman yang begitu dramatis.
Craig Green jadi salah satu desainer dengan karya unik. Para model berjalan di runway mengenakan kimono penuh motif, yang dibuat modern dengan kerah kemeja.
Berikutnya ada Jonathan Saunders. Desainer yang menghadirkan kembali tren yang terinspirasi gaya retro ala tahun 70-an. Tren color-blocking serta motif stripe menjadi garis besar koleksi Jonathan.
(Alissa Safiera / als)