Jonathan Anderson Dedikasikan Koleksi Dior untuk Mathilde Favier, Jisoo Terharu
Peragaan Christian Dior Spring-Summer 2027 pada hari pertama Paris Fashion Week, Selasa (29/9/2026), berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah selebriti. Salah satu tamu yang paling mencuri perhatian adalah Jisoo BLACKPINK, Global Brand Ambassador Dior yang selama beberapa tahun terakhir rutin hadir di peragaan rumah mode Prancis tersebut.
Namun, ada satu sosok yang kali ini tak lagi terlihat menyambut Jisoo: Mathilde Favier, Director of Public Relations Christian Dior Couture. Mathilde meninggal dunia akibat kecelakaan pada Agustus lalu.
Peragaan Dior Spring-Summer 2027 menjadi presentasi pertama rumah mode tersebut sejak kepergian Mathilde. Sosoknya selama ini dikenal dekat dengan para selebriti dan menjadi salah satu figur penting di balik hubungan Dior dengan para duta mereknya, termasuk Jisoo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jisoo sebelumnya turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Mathilde melalui sebuah pernyataan resmi. Dalam peragaan kali ini, rasa kehilangan tersebut kembali terlihat ketika Jisoo bertemu dengan putri Mathilde, Heloise Agostinelli, sebelum show dimulai.
Heloise menghampiri Jisoo dan langsung memeluknya. Dengan mata berkaca-kaca, Jisoo yang muncul dalam balutan blouse putih dibalut rok lipit asimetris pink menerima pelukan tersebut.
Jisoo menghadiri peragaan Dior Spring/Summer 2027. (Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier) |
"Terima kasih untuk semuanya. Kamu sangat cantik. Ibuku sangat menyukaimu," ujar Heloise kepada Jisoo.
Momen haru itu sempat diabadikan videografer fashion Loïc Prigent dan diunggah ke Instagram. Dalam video tersebut, Jisoo kemudian menanyakan keadaan Heloise.
"Kamu baik-baik saja?" tanya Jisoo.
"I miss her a lot," jawab Heloise.
Heloise kemudian memperkenalkan Jisoo kepada ayahnya. Kepada sang ayah, ia menyebut Jisoo sebagai "putri ibu dari Korea", merujuk pada kedekatan Mathilde dengan pelantun Flower tersebut.
Momen tersebut menjadi salah satu adegan paling emosional dalam peragaan Dior kali ini. Di tengah sorotan terhadap koleksi terbaru Jonathan Anderson, kehadiran keluarga Mathilde seakan mengingatkan kembali pada sosok yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan Dior dan para tamunya.
Koleksi Dior Spring-Summer 2027 Didedikasikan untuk Mathilde
Jonathan Anderson juga mendedikasikan koleksi Dior Spring-Summer 2027 untuk Mathilde. Hal tersebut diungkapkan Heloise melalui salah satu unggahannya.
Untuk koleksi musim panas 2027, Anderson mengeksplorasi gagasan tentang lightness atau keringanan. Teknik konstruksi busana digunakan untuk menciptakan siluet yang tampak ringan, mengalir, dan bergerak mengikuti tubuh.
Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier |
Dalam keterangan koleksinya, Dior menggambarkan tailleur yang biasanya memiliki struktur tegas sebagai sesuatu yang lebih flou, sementara udara diperlakukan hampir seperti material. Gagasan tersebut diterjemahkan melalui penggunaan lace, silk mousseline, dan organza yang bermain antara transparansi dan opasitas.
Sejumlah elemen dari koleksi Autumn-Winter 2026-2027 kembali hadir dalam interpretasi baru. Bentuk menyerupai bunga, permainan volume, efek iridesen, serta siluet cropped mendapatkan sentuhan yang lebih ringan untuk musim panas.
Kesan bergerak semakin kuat lewat scarf panjang yang disampirkan di bahu dan anting-anting menjuntai dengan aksen batu permata. Asimetri menjadi salah satu benang merah koleksi, menghadirkan kesan tidak beraturan tetapi tetap terkontrol.
Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier |
Anderson juga mengembangkan sejumlah elemen dari koleksi Dior Summer 2027 Men's. Busana tailoring transparan, celana five-pocket metalik, serta motif scarf hitam berbordir yang menciptakan ilusi optik atau trompe-l'oeil menjadi bagian dari koleksi perempuan.
Siluet awal Dior turut menjadi referensi, tetapi diterjemahkan ke dalam bentuk yang lebih modern. Perhiasan dibuat ringan dan dapat disesuaikan, sementara koleksi sepatu menghadirkan motif fotografi bunga pada sepatu berujung kotak dengan hak berbentuk balok.
Dior juga memperkenalkan interpretasi baru dari Dior Bow Sandal serta Dior Cigale dengan sol berbentuk kelopak bunga.
Untuk aksesori, sejumlah model tas seperti Dior Double dan Dior Initial Hobo hadir dalam versi baru dengan bentuk compact dan material kulit yang lembut. Ada pula tas bergaya biker dengan detail saku beritsleting, jahitan cannage, serta hardware D-I-O-R yang tersedia dalam berbagai warna.
Desainer Dior Jonathan Anderson. (Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier) |
Salah satu aksesori paling unik adalah minaudière dengan lapisan akhir berwarna perak yang mengambil bentuk kacang kenari wénwán. Bentuk tersebut juga menjadi inspirasi undangan peragaan yang dikirim kepada para tamu, merujuk pada tradisi budaya China berupa menggulirkan kacang kenari dengan tangan.
Tas berbahan mesh turut hadir dengan detail yang dapat dikustomisasi, mulai dari scarf sutra berumbai hingga kumpulan kelopak georgette transparan yang dijahit pada silk mousseline crêponée. Detail tersebut dibuat senada dengan elemen pada gaun-gaun dalam koleksi.
Lewat koleksi Spring-Summer 2027, Jonathan Anderson memperlihatkan bagaimana teknik atelier Dior dapat digunakan untuk menciptakan busana yang ringan sekaligus kompleks. Fluiditas, transparansi, dan pergerakan menjadi karakter utama koleksi yang kali ini hadir dalam suasana emosional, sekaligus menjadi penghormatan bagi Mathilde Favier.
(dtg/dtg)















































