Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Gaya Kate Middleton Pakai Statement Coat, Tersirat Makna Personal

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 05 Feb 2026 13:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Catherine, Princess of Wales visits Melin Tregwynt, a woollen mill weaving traditional Welsh designs on February 3, 2026 in Castlemorris, Wales, Britain.      Maxine Howells Photography/Pool via REUTERS REFILE - CORRECTING LOCATION FROM
Penampilan sarat makna Kate Middleton dalam kunjungan terbarunya ke Wales. (Foto: Maxine Howells Photography/Pool via REUTERS)
Pembrokeshire -

Kate Middleton kembali membuktikan kepiawaiannya dalam berpakaian sesuai momen. Tak sekadar stylish, tapi juga sarat makna mendalam baginya.

Seperti penampilan Sang Putri Wales saat berkunjung ke Melin Tregwynt, sebuah pabrik tekstil wol bersejarah di Pembrokeshire, Wales, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catherine, Princess of Wales visits Melin Tregwynt, a woollen mill weaving traditional Welsh designs on February 3, 2026 in Castlemorris, Wales, Britain.      Maxine Howells Photography/Pool via REUTERS REFILE - CORRECTING LOCATION FROM Statement coat yang dipakai Kate Middleton saat berkunjung ke Wales baru-baru ini. (Foto: Maxine Howells Photography/Pool via REUTERS)

Dalam kesempatan tersebut, Kate mengenakan mantel tapestry khas Wales dengan motif mencolok bernuansa burnt orange, cokelat, dan merah tua. Pilihan ini terbilang berani dan menjadi penyegaran dari gaya Kate yang biasanya identik dengan palet warna netral. Mantel tersebut bukan sekadar statement fashion, tetapi juga sarat makna karena merepresentasikan warisan tekstil lokal yang telah diproduksi Melin Tregwynt sejak 1841.

Untuk melengkapi penampilannya, perempuan 41 tahun itu memadukan mantel tersebut dengan celana wide-leg hijau zaitun rancangan Victoria Beckham serta sweater turtleneck kasmir senada dari N.Peal.

ADVERTISEMENT

Sepatu pumps dari Emmy London dan anting garnet andalannya dari Spells of Love menjadi sentuhan akhir yang elegan. Rambutnya ditata setengah terikat, memberi kesan rapi namun tetap santai.

Kunjungan ke Melin Tregwynt merupakan bagian dari komitmen Kate dalam menyoroti dan melestarikan warisan tekstil Inggris. Dalam tur tersebut, ia diajak langsung oleh direktur pabrik untuk melihat proses produksi kain tradisional Wales, termasuk teknik Welsh double cloth weaving.

The Princess of Wales is shown an article of clothing during a visit to Hiut Denim, a family-owned company based in Cardigan, designing and manufacturing premium jeans entirely in the UK, on February 3, 2026 in Cardigan, Wales, Britain. Aaron Chown/Pool via REUTERSKate Middleton menyambangi pusat garmen di Wales. (Foto: Aaron Chown/Pool via REUTERS)

Teknis tersebut merupakan metode menenun dua lapis kain sekaligus dalam satu alat tenun yang menghasilkan tekstil tebal, tahan lama, dan bisa dibalik.

Ketertarikan Kate pada dunia tekstil juga memiliki akar personal. Keluarga dari pihak ayahnya diketahui memiliki sejarah panjang di industri wol, dengan leluhurnya yang pernah memiliki perusahaan manufaktur wol William Lupton & Co di Leeds.

Menariknya, kunjungan ini dilakukan tak lama setelah Kate tampil di Skotlandia mengenakan mantel tartan biru rancangan khusus yang didesainnya bersama penjahit Chris Kerr dan brand heritage Johnstons of Elgin.

Pilihan tersebut semakin menegaskan peran aktif Kate dalam mempromosikan industri tekstil lokal Inggris.

The Princess of Wales sews a 'Made in Wales' tag onto a pair of jeans during a visit to Hiut Denim, a family-owned company based in Cardigan, designing and manufacturing premium jeans entirely in the UK, on February 3, 2026 in Cardigan, Wales, Britain. Aaron Chown/Pool via REUTERSDalam kunjungannya, Kate Middleton juga belajar menjahit. (Foto: Aaron Chown/Pool via REUTERS)

Usai dari Melin Tregwynt, Kate melanjutkan perjalanan ke Cardigan untuk mengunjungi Hiut Denim, perusahaan jeans milik keluarga yang sempat mencuri perhatian dunia setelah Meghan Markle mengenakan produknya saat kunjungan resmi pertamanya ke Wales pada 2018.

Dalam setahun terakhir, Putri Wales memang menjadikan warisan tekstil sebagai fokus utama kegiatannya, dengan mengunjungi berbagai pabrik tenun dan manufaktur di Carmarthenshire, Suffolk, Kent, hingga County Tyrone. Melihat konsistensinya, publik pun menantikan lebih banyak tampilan Kate dengan motif dan cetakan yang tak kalah mencuri perhatian di masa mendatang.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads