Rosie Huntington-Whiteley Sebut Victoria's Secret Ketinggalan Dalam Rebranding

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 26 Agu 2021 08:45 WIB
BEVERLY HILLS, CALIFORNIA - MARCH 17: Rosie Huntington-Whiteley attends The Daily Front Rows 5th Annual Fashion Los Angeles Awards at Beverly Hills Hotel on March 17, 2019 in Beverly Hills, California. (Photo by Frazer Harrison/Getty Images) Foto: Frazer Harrison/Getty Images
Jakarta -

Model Rosie Huntington-Whiteley bicara soal perubahan brand pakaian dalam Victoria's Secret yang kini lebih inklusif. Model 34 tahun itu menyebut bahwa rebranding Victoria's Secret ketinggalan dari brand lainnya.

Berawal dari 1995, perusahaan pakaian dalam itu membuat show tahunan Victoria' Secret show. Dalam fashion show tersebut menampilkan para ikonnya yang disebut Victoria's Secret Angels yang berjalan di runway menggunakan lingerie dan sayap. Di 2019, di tengah kontroversi dan penurunan jumlah penonton, perusahaan tersebut mengumumkan membatalkan fashion show.

Pada Juni 2021, Victoria' Secret mengumumkan untuk merombak image. Mereka mengganti Victoria's Secret Angels dengan VS Collective yang membawa brand ambassador yang lebih beragam seperti Megan Rapinoe hingga Priyanka Chopra.

Kepala eksekutif perusahaan Martin Waters mengatakan perubahan itu untuk membangun kembali Victoria's Secret sebagai pemberdayaan perempuan. Rosie yang terakhir berjalan di runway Victoria's Secret show mengatakan bahwa brand tersebut ketinggalan dalam perubahannya.

"Aku merasa bahwa Victoria's Secret benar-benar 'ketinggalan perahu' dalam memperluas diri dalam beberapa tahun ini," ucap Rosie, seperti dikutip dari Sunday Times.

"Namun mereka benar-benar mendengarkan perubahan budaya dari apa yang orang dari sebuah brand," tambahnya.

Rosie mengatakan bahwa saat ia menjadi model untuk Victoria's Secret sangat berbeda dari saat ini. Rosie menyiratkan bahwa dulu dan sekarang tidak bisa dibandingkan.

Martin Waters menjelaskan bahwa Victoria's Secret ikut melakukan perubahan sesuai dengan perubahan soal standar kecantikan. "Kita harus berhenti menjadi tentang apa yang diinginkan pria dan menjadi tentang apa yang diinginkan wanita," jelasnya.



Simak Video "Isi Permintaan Maaf Rihanna soal Kontroversi Hadis Islam"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)