Kontroversi Meghan Markle Diwawancarai Oprah, Bajunya Kirim Pesan Rahasia

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 05 Mar 2021 14:41 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 09: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex attend the Commonwealth Day Service 2020 at Westminster Abbey on March 09, 2020 in London, England. The Commonwealth represents 2.4 billion people and 54 countries, working in collaboration towards shared economic, environmental, social and democratic goals. (Photo by Gareth Cattermole/Getty Images) Pangeran Harry dan Meghan Markle saat diwawancarai oleh Oprah Winfrey. (Foto: Joe Pugliese/Harpo Productions via AP)
Los Angeles -

Seluruh mata di dunia akan tertuju pada Pangeran Harry dan Meghan Markle ketika mereka berbicara blak-blakan kepada Oprah Winfrey di sebuah acara yang tayang pada 7 Maret mendatang. Gayanya pun tak luput dari sorotan.

Menurut Huffington Post, baju Meghan Markle mengirim pesan tersembunyi. Diketahui, ibu satu anak ini memakai dress hitam dari Armani.

Sebuah motif bunga teratai tampak menghiasi terusan bersiluet empire dengan belahan dada yang rendah itu.

Dalam beberapa ajaran agama di budaya timur, bunga teratai kerap dijadikan simbol reinkarnasi atau lahir baru. Seperti diketahui, Meghan Markle saat ini sedang mengandung anak kedua setelah sebelumnya sempat mengalami keguguran.

Di luar itu, mereka sedang melalui babak baru dalam kehidupan pascahengkang dari keanggotaan senior keluarga Kerajaan Inggris. Kini, sejoli yang menikah pada Mei 2018 ini memilih menetap di Amerika Serikat.

Pangeran Harry dan Meghan Markle di Oprah Meghan Markle saat diwawancarai Oprah Winfrey. (Foto: Joe Pugliese/Harpo Productions via AP)

Ketika diwawancarai Oprah Winfrey, Meghan Markle juga terlihat melengkapi gayanya dengan gelang Putri Diana pemberian Harry. Gelang tersebut juga pernah dipakai Harry sebagai inspirasi untuk cincin pertunangan mereka. Menurut People, Meghan memakainya agar Putri Diana 'selalu bersama mereka'.

Acara berdurasi dua jam ini sangat dinantikan banyak orang mengingat Pangeran Harry dan Meghan Markle jarang berbicara langsung kepada media soal kehidupan mereka. Apalagi pewawancaranya adalah orang sekelas Oprah Winfrey yang mendapat julukan 'the queen of talkshow'.


Di sisi lain, banyak pihak yang geram dan mengecam acara yang akan tayang di stasiun TV Amerika Serikat CBS ini, karena hadir ketika kondisi kesehatan Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II, sedang memburuk. Kakek Pangeran William dan Harry itu baru saja menjalani operasi jantung dan tengah dalam pemulihan.

"Kenyataannya, wawancara ini sangatlah tidak pantas. Lebih baik mereka diam karena kondisi kesehatan Duke of Edinburgh," kata Bob Blackman, politikus dari Partai Konservatif, kepada Daily Mail, Kamis (4/3/2021).

Lantas, muncul desakan agar Duke dan Duchess of Sussex membatalkan acara tersebut. Namun, menurut orang dalam yang dekat dengan mereka, keputusan sebenarnya berada di tangan CBS.

This image provided by Harpo Productions shows Meghan, The Duchess of Sussex, left, in conversation with Oprah Winfrey. (Joe Pugliese/Harpo Productions via AP)(Foto: Joe Pugliese/Harpo Productions via AP)

"Akan banyak orang yang membicarakan program ini, tapi untuk semua urusan penayangan bergantung pada CBS. Kami tak punya kuasa. Sepertinya tidak ada rencana untuk mengubah jadwal," kata sumber tersebut.

Lisensi acara ini juga sudah terlanjur terjual. Tak tanggung-tanggung, stasiun TV di 63 negara akan menayangkan wawancara Oprah dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle tersebut dalam waktu hampir bersamaan.

(dtg/dtg)