Sprei Bekas Disulap Jadi Kemeja, Harganya Sampai Jutaan Rupiah

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 12 Mei 2020 11:40 WIB
Kemeja Archivist Studio Foto: dok. Archivist Studio
Jakarta -

Brand fashion asal Jerman Archivist Studio membuat kemeja yang ramah lingkungan. Sang desainer menyulap sprei bekas menjadi kemeja, dan dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Brand Archivist Studio didirikan oleh duo desainer Eugenie Haitsma dan Johannes Offerhaus. Mereka mencari bahan sprei bekas yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan kemeja. Misinya adalah agar sprei tersebut tidak jadi limbah.


Bukan sprei biasa, desainer tersebut mencari sprei dari hotel-hotel mewah. Sang desainer mengaku bahwa hotel mewah cukup sering membuang sprei, meski hanya sedikit ada noda atau robekan.

Kemeja Archivist StudioKemeja Archivist Studio Foto: dok. Archivist Studio



Awal cerita brand fashion tersebut adalah saat Eugenie penasaran dengan sprei hotel yang tidak lagi terpakai. Ternyata sprei-sprei tersebut dibuang begitu saja.

"Saya kagum karena kualitasnya yang bagus, katun mesir yang bagus, lembut dan masih layak," ucap Eugenie, seperti dikutip dari Wallpaper.


Bahan tersebut cocok untuk dijadikan kemeja. Dan jadilah koleksi kemeja putih yang sangat tidak diduga ternyata dari bahan sprei.

Sprei telah telah 'disulap' menjadi kemeja tersebut pun dijual dengan harga yang bisa dibilang cukup tinggi, sekitar US$ 172 atau Rp 2,5 juta. Tak hanya kemeja, brand tersebut juga menjual blouse dan dress.



Simak Video "Ini Nih Sepatu Eco Material yang Ramah Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)