Forever 21 Umumkan Bangkrut, akan Tutup 178 Toko di Amerika Serikat

Hestianingsih - wolipop Senin, 30 Sep 2019 13:37 WIB
Foto: istimewa/Live Kindly Foto: istimewa/Live Kindly

Jakarta - Akhir Agustus 2019 lalu sempat dikabarkan kalau salah satu retailer fashion raksasa, Forever 21, akan mengajukan bangkrut. Kabar tersebut ternyata benar adanya.

Pada Minggu (29/9/2019), brand yang memopulerkan fast fashion itu mengumumkan akan melayangkan pengajuan kebangkrutan, sebagai langkah penyelamatan perusahaan yang keuntungannya kian merosot. Seperti dikutip dari NY Times, brand asal Amerika Serikat ini akan menghentikan operasional di 40 negara termasuk Kanada dan Jepang.

Penghentian operasional ini berdampak pada ditutupnya 178 toko di Amerika Serikat dan 350 di negara-negara lainnya. Namun ratusan toko lainnya di Amerika Serikat masih akan dipertahankan, begitu pula Meksiko dan Amerika Latin.


Meskipun ada lebih dari 300 toko yang ditutup, Forever 21 masih akan tetap menjalankan operasional secara online. Excutive Vice President Linda Chang mengatakan bahwa permohonan pailit Chapter 11 ini harus dilakukan demi menyelamatkan perusahaan.

Ketika perusahaan mengajukan Perlindungan Pailit Chapter 11, artinya jika mengajukan status bangkrut, maka diharapkan bisa membantu menyelamatkan perusahaan dengan menutup toko-toko yang tidak memberi keuntungan signifikan dan merekapitalisasi bisnis.

"Harapan kami dengan proses ini agar bisa menyederhanakan berbagai hal sehingga bisa kembali melakukan hal terbaik yang bisa kami buat," kata dia.


Linda Chang menambahkan seperti dilansir CBS News, "Ini merupakan langkah penting dan perlu dilakukan untuk menyelamatkan masa depan perusahaan, yang akan memberi kami kesempatan untuk mengatur ulang dan mereposisi Forever 21."

Forever 21 didirikan 35 tahun lalu oleh pasangan suami-istri asal Korea Selatan, Do Won Chang dan Jin Sook Chang. Brand berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat, ini menawarkan produk busana yang mengikuti tren terkini dengan harga terjangkau.

Pernah merajai pasar fast fashion dunia, Forever 21 sempat memiliki 800 toko di 57 negara. Namun saat ini, per 2019 - 2020, toko offline-nya tinggal 623 yang tersebar di 40 negara.

Simak Video "PETA Minta Forever 21 Tolak Produksi Baju Bulu Kambing "
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)