Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Plontos Pasca Kemoterapi Kanker, Wanita Ini Malah Laris Jadi Model

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 20 Nov 2015 14:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram Dayna Christison
Jakarta -

Wanita penderita kanker tak jarang merasa kurang percaya diri dengan penampilan mereka yang pucat dan tanpa rambut. Namun tidak dengan Dayna Christison. Wanita asal New York, Amerika Serikat ini justru memulai karier modeling setelah kehilangan semua rambutnya karena kemoterapi. Wajah cantik penderita kanker stadium empat itu telah menghiasi sejumlah fashion show bahkan sudah dikontak oleh sebuah agensi.

Dayna mengidap kanker kelenjar getah bening jenis nodular sclerosis sejak tiga tahun lalu. Semenjak diagnosa, model tersebut telah melakukan kemoterapi dan dua kali transplantasi susum tulang untuk menyembuhkan penyakitnya.

Meski pengobatan tersebut membuat Dayna harus merelakan rambutnya, wanita 25 tahun itu tak lantas jadi minder. Ia bahkan terpikir untuk menjadi model karena kurangnya representasi wanita berkepala plontos dalam industri hiburan. Namun karier modeling-nya baru benar-benar berkembang ketika seorang teman memintanya menjadi model untuk portfolio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika temanku mengunggah fotonya, aku mendapat tawaran dari banyak fotografer yang mengaku tertarik berkerja denganku. Waktu itu rambutku benar-benar botak," ungkap Dayna pada Buzzfeed.

 

Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

 

Setelah mendapat berbagai tawaran foto, Dayna pun mulai melakukan casting ke berbagai tempat. Sampai akhirnya beberapa waktu lalu, ia berhasil dikontrak oleh agensi Major Models. Sampai saat ini, Dayna sudah bekerja untuk retailer Urban Outfitters serta berjalan di sejumlah fashion show.

Ketika bekerja sebagai model, Dayna menolak mengenakan wig. Begitu pula dalam keseharian, ia tak mau menutupi kepalanya dengan scarf. Dayna pun mengaku tidak mengindahkan pendapat orang tentang penampilannya. Terlebih, Dayna pernah bertemu dengan sesama wanita pengidap kanker yang menyatakan salut dengan keberaniannya tampil plontos.

"Itu adalah salah satu perasaan paling menakjubkan yang pernah aku alami. Seseorang berkata bahwa aku menolong mereka untuk merasa lebih percaya diri karena kepercayaandiriku," kenangnya.

Karena itu, wanita yang saat ini masih melakukan pengobatan itu juga mendorong orang lain untuk hidup tanpa batas dan meraih mimpi. "Akan selalu ada yang menahanmu. Tinggal bagaimana kamu bereaksi terhadap tantangan dan bagaimana kamu mendorong mereka yang membuat kamu meraih semua hal yang benar-benar ingin dapatkan." kata Dayna.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads