Raf Simons Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Dior
Orang kreatif di balik label-label besar dunia kembali berganti tahun ini. Setelah Alexander Wang hengkang dari Balenciaga selama 2,7 tahun menjabat sebagai creative director, kini giliran Raf Simons yang pergi meninggalkan Dior.
Pada Kamis lalu, Dior yang berada di bawah payung perusahaan multinasional LVMH mengumumkan bahwa Raf Simons tidak lagi memegang jabatan sebagai creative director brand Prancis itu setelah 3,5 tahun menjabat. Seperti dalam pernyataan yang diberikan kepada WWD, desainer 47 tahun itu memutuskan mundur atas keputusannya sendiri.
"Setelah menimbang-nimbang dengan penuh kehati-hatian, aku memutuskan untuk meninggalkan posisiku sebagai Creative Director Christian Dior Couture. Ini adalah keputusan, didasarkan pada keinginanku untuk fokus pada apa yang aku inginkan di hidupku, termasuk brand milikku sendiri, dan segala hal yang ingin aku lakukan di luar pekerjaan," begitu sekiranya pernyataan resmi Raf mengenai keputusannya untuk hengkang dari Dior.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atau ketika Raf menghadirkan mantel-mantel bulu dan gaun bervolume ala era Victoria di koleksi musim semi. Tentu, ini adalah warna yang baru bagi Dior, walau beberapa karyanya dikritik karena tidak mengindahkan jiwa dari brand itu sendiri. Kritikus dari situs mode The Cut, Cathy Horyn bahkan menyarankan Raf untuk fokus saja pada label busana prianya yang berbasis di Antwerp.
Di luar itu, tak bisa dipungkiri jika Raf adalah sosok yang sangat pintar dalam karyanya. Keberaniannya mengubah DNA dari Dior telah membuat sejarah bagi brand Prancis tersebut. Karyanya juga menjadi favorit klien selebriti seperti Jennifer Lawrence, Rihanna, atau Emma Watson. Karya terakhirnya untuk Dior telah dipresentasikan untuk musim semi 2016 pada 2 Oktober 2015 lalu.
Tahun ini merupakan tahunnya perubahan di industri mode, dengan para kepala di balik ide-ide kreatif brand hengkang dari sana. Alexander Wang misalnya, tidak memperbarui kontraknya dengan Balenciaga, Donna Karan melepaskan jabatannya sebagai chief deisgner Donna Karan International, Ralph Lauren tidak lagi menjawab sebagai CEO dari perusahaannya sendiri, hingga Gucci yang mengganti Frida Giannini dengan Alessandro Michele.
(asf/asf)











































