ADVERTISEMENT

Agensi Model Khusus Transgender Mulai Beroperasi di Los Angeles

Alissa Safiera - wolipop Selasa, 28 Jul 2015 13:31 WIB
Dok. Getty Images
Jakarta - Satu lagi langkah besar sebagai bentuk penerimaan kaum transgender, dan kini merebak ke industri fashion. Setelah dunia menerima sosok baru Bruce Jenner, Caitlyn, seakan para transgender mulai mendapat perhatian kini.

Sebuah agensi model berbasis di Bangkok, Apple Model Management baru saja membuka sebuah divisi baru di Los Angeles yang khusus menerima para model transgender. Agensi ini hadir setelah melihat fenomena transgender yang semakin menjadi perhatian, seperti aktris Laverne Cox ataupun perubahan mantan atlet Olimpiade, Caitlyn Jenner jadi sorotan media.

"Komitmen kuat kami untuk mengembangkan mereka sama suksesnya dengan model lain tanpa perlu melihat dari kualifikasi gender mereka. Tak pernah ada pertanyaan apakah mereka wanita atau pria, ini semua tentang kemauan mereka dan komitmen untuk menjadi model terbaik," ujar Cecilio Asuncion, direktur Apple di Los Angeles kepada The Advocate.

Untuk saat ini, telah ada 6 transgender wanita yang bergabung di sana. Apple pun masih terus mencari model-model berbakat lainnya baik pria ataupun wanita untuk ke depannya.

Penerimaan model transgender di industri mode semakin baik akhir-akhir ini. Sebagai contoh adalah Andreja Pejic, model asal Australia yang terlahir dengan nama Andrej Pejic. Iapun mencatat sejarah dengan menjadi model transgender pertama yang pernah menandatangani kontrak dengan brand kecantikan, yakni Make Up Forever.

Selain Andreja, peran transgender di industri mode juga dirasakan Givenchy. Brand yang digawangi Riccardo Tisci ini memiliki muse seorang transgender bernama Lea T. Popularitas transgender juga dirasakan Hari Nef yang menandatangani kontrak di agensi model ternama IMG Models; yang menaungi nama terkenal mulai dari Karlie Kloss, Gigi Hadid sampai Gisele Bundchen.

(als/als)