Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Milan Fashion Week Fall/Winter 2014

Sentuhan Eksperimental Salvatore Ferragamo dan Permainan Siluet Marni

Ferdy Thaeras - wolipop
Senin, 24 Feb 2014 14:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. ist
Jakarta - Pekan mode Milan telah memasuki hari ke-5 kemarin, Minggu (23/02/2014). Dari 13 desainer yang memamerkan karya terbarunya, perhatian kamipun tertuju pada kemewahan koleksi Salvatore Ferragamo yang semakin eksperimental dan keluar dari zona aman hingga Marni yang konsisten memperlihatkan kepiawaiannya dalam mengolah konsep dan garmen secara radikal.

1. Salvatore Ferragamo

Menurut situs Style, koleksi musim sebelumnya dari rumah mode ini menampilkan kegagalan di tingkat maksimal. Siluet asimetris yang coba-coba dinilai bukan DNA dari rumah mode tersebut dan menjauhkan penggemarnya dari niat membeli. Yang terjadi di musim ini adalah sebaliknya, meskipun masih menguji nyali dalam bermain konsep, karyanya banyak memberikan kejutan apik.

2. Gradasi

Gradasi ombre yang beberapa musim ke belakang menjadi tren rambut, kini diaplikasikan ke atas materi kulit busana. Warnanya pun dijaga stabil siap pakai, yakni hitam dan perunggu. Ketat memeluk tubuh memberikan esensi wanita tangguh.

3. Desainer

Sang desainer, Massimiliano Giornetti mengalami kegagalan dengan konsep dekonstruksi busana di musim sebelumnya. Kini busana Fall/Winter 2014 terbaru tetap di jalur kemewahan dan siap pakai namun ada kesan eksperimental dari penggunaan garmen hingga siluet klasik dalam efek pengerjaan yang beragam.

4. Konseptual

Beberapa motif busana banyak membuat audiens menerka-nerka apakah dibordir atau disablon ala digital printing. Beberapa gaun bahkan menerapkan dua hal sekaligus; klasik konservatif hingga glamour kaya detail.

5. Risiko

Penggunaan garmen yang tak biasa untuk busana juga membuat banyak orang mengira seberapa nyamankah untuk dipakai sehari-hari? Materi kulit yang dicelup ke dalam cat emas, rok lipt keemasan yang mungkin hanya bisa digunakan oleh selebriti di karpet merah hingga motif bulu hewan dalam warna tak biasa. 

6. Marni

Bagi para pecinta busana dengan motif grafis dan geometris, Marni lah tempat yang sempurna. Desainer Consuelo Castiglioni menyatakan koleksi kali ini tetap konsisten namun lebih menarik. Ada sentuhan sportif yang artistik dengan siluet boxy yang memiliki blok warna. 

7. Lukisan

Motif-motif baru kembali dieksplorasi seperti salah satu gaun terusan ini yang diambil dari referensi lukisan impresionis tempo dulu.

8. Longgar

Siluet seksi mutlak bukan jadi pilihan wanita yang ingin tampil seduktif saat membeli Marni. Busana peplum yang biasanya mengaksentuasikan lekuk pinggul pun diredam dengan sweater rajut lurus. Intelektual dengan kesan kutu buku yang kental.

9. Print

Digital printing lukisan juga diterapkan ke atas gaun sleutut longgar dengan garis bahu yang turun. Elegan namun timbul kesan primitif dengan warna membumi seperti kayu hingga batu bata.

10. Kontras

Nuansa primitif dari rok bulu unggas dan bulu binatang yang bertumpuk dipadukan secara gamblang dengan jaket militer yang kaku dengan ikatan sabuk kanvas di perut. Eklektik dan memberi pesan bahwa di musim dingin mendatang, berbusanalah sesuka hatidalam pakem rapi.
(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads