Intimate Interview
Laura Muljadi, Antara Model dan Mengajar di Kolong Jembatan
Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 07 Jun 2013 15:15 WIB
Jakarta
-
Di dunia modelling nama Laura Muljadi sudah tidak asing lagi. Karakternya yang unik membuat Laura dipercaya para desainer papan atas untuk mempresentasikan koleksi busana terbaru di panggung runway. Bukan hanya di Indonesia, pengalaman modelling wanita berkulit gelap ini sudah sampai mancanegara.
"Lewat pekerjaan ini aku diberi kesempatan ke luar negeri yang dulu cuma mimpi. Aku pernah ke New Zaeland, Jepang, Rusia, negara di Eropa barat seperti Italia, Jerman dan beberapa kali show di Paris," ujar model 28 tahun itu, saat diwawancarai wolipop di Detik Square, Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski punya pengalaman mengesankan mulai dari bertemu dengan berbagai desainer sukses sampai berkeliling ke berbagai belahan dunia tidak membuat Luara tinggi hati. Di tengah kesibukan menjadi model, ia menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak jalanan, di mana tempat ajar-mengajar dilakukan di kolong jembatan.
"Aku ngajar bahasa Inggris dan matematika di komunitas Sahabat Anak cabang Grogol. Syukur kepada Tuhan tahun ini kita approve untuk membuat tempat yang lebih besar, tahun-tahun sebelumnya kita masih di kolong," ungkap wanita keturuan Tionghoa ini.
Dari anak-anak didiknya tersebut, Laura merasa tersentuh dan mengambil nilai kejujuran dari mereka. Model yang beberapa kali ikut di fashion show di Paris Fashion Week itu mengungkapkan bahwa anak didiknya tersebut tidak sungkan untuk memberikan kritik membangun untuknya.
"Mereka ngasih saran yang jujur untuk kemajuan kita. Zaman sekarang kan susah ya cari orang yang jujur, tapi mereka mau komentar, Kak Laura jelek banget sih rambutnya digituin, lain kali jangan gitu Kak. Tapi kalau mereka muji itu bener-bener dari hati," tutup Laura.
(kik/kik)
"Lewat pekerjaan ini aku diberi kesempatan ke luar negeri yang dulu cuma mimpi. Aku pernah ke New Zaeland, Jepang, Rusia, negara di Eropa barat seperti Italia, Jerman dan beberapa kali show di Paris," ujar model 28 tahun itu, saat diwawancarai wolipop di Detik Square, Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski punya pengalaman mengesankan mulai dari bertemu dengan berbagai desainer sukses sampai berkeliling ke berbagai belahan dunia tidak membuat Luara tinggi hati. Di tengah kesibukan menjadi model, ia menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak jalanan, di mana tempat ajar-mengajar dilakukan di kolong jembatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari anak-anak didiknya tersebut, Laura merasa tersentuh dan mengambil nilai kejujuran dari mereka. Model yang beberapa kali ikut di fashion show di Paris Fashion Week itu mengungkapkan bahwa anak didiknya tersebut tidak sungkan untuk memberikan kritik membangun untuknya.
"Mereka ngasih saran yang jujur untuk kemajuan kita. Zaman sekarang kan susah ya cari orang yang jujur, tapi mereka mau komentar, Kak Laura jelek banget sih rambutnya digituin, lain kali jangan gitu Kak. Tapi kalau mereka muji itu bener-bener dari hati," tutup Laura.
(kik/kik)










































