Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Dunia Model

Saat Menganggur, Hal Ini Biasa Dilakukan Para Model

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 29 Apr 2013 18:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Mohamad Abduh/Wolipop
Jakarta - Profesi sebagai model tidak memiliki pekerjaan yang menentu. Begitu pula dengan jam kerja mereka. Semakin mahir seorang model semakin banyak tawaran yang diberikan kepadanya.

Banyak model yang masih duduk di bangku sekolah atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jadi saat tidak ada pekerjaan, mereka akan sekolah atau kuliah. Untuk model yang tidak ada kegiatan, biasanya mereka disarankan meningkatkan kembali kemampuannya.

"Mereka yang nggak sekolah sering saya anjurkan untuk meningkatkan bakatnya, misalnya kalau belajar akting nantinya mereka bisa main film, kalau public speaking mereka bisa jadi presenter," papar Keke ketika ditemui wolipop di kantor Look Inc., Darmawangsa Square, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita yang dulu lebih dikenal dengan nama Keke Harun kembali menjelaskan, dalam satu minggu model bisa tiga sampai empat kali fashion show. Maka dari itu, saat tidak ada job para model memilih untuk menyenangkan diri sendiri, salah satunya dengan party bersama teman-temannya.

Namun bila yang dilakukan model ketika tak ada job selalu party tentu tidak akan menambah skill yang dimilikinya. Wanita yang pernah menjadi model favorit almarhum desainer Ramli selama sepuluh tahun itu mengatakan, terkadang model suka lupa untuk meningkatkan kemampuannya agar lebih baik lagi sehingga sulit mengembangkan sayapnya ke ranah internasional.

"Kenapa mereka kesannya suka party atau apalah, ya karena mereka honornya lumayan, mereka fashion show, dipuja-puja orang kadang mereka suka lupa kalau mereka harus meningkatkan kemampuan mereka lebih dari itu. Makanya jarang sekali model Indonesia yang bisa fight ke luar negeri," ungkap wanita yang bernama lengkap Sri Nurhandayani itu.

Edwan Handoko, selaku koreografer fashion ternama, mengakui ada beberapa model yang memang suka party tapi hanya sebagian kecil saja. Mereka yang senang pergi party biasanya untuk menyegarkan diri. Wajar saja melihat jam kerjanya yang tak menentu dan sekali tampil bisa seharian.

Akan tetapi, meskipun senang party para model harus tetap disiplin. Itu yang ditegaskan kepada banyak model yang pernah ditangani oleh pria yang telah sepuluh tahun menjadi koreografer itu.

"Aku enggak munafik, mereka party, mau sampai jam 2 hingga 3 pagi, tapi kalau saya minta datang jam 5 pagi ya harus datang, dibutuhkan stamina, kiat, dan disiplin tinggi," ujar pria yang kerap disapa Papah Edwan itu saat bercengkerama dengan wolipop di Senayan City, Rabu (17/4/2013).

(ays/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads