Versace Pertahankan Eksistensi Dengan Desain Berani
wolipop
Selasa, 23 Nov 2010 09:37 WIB
Jakarta
-
Versace termasuk salah satu rumah mode senior asal Italia. Menurut Creative Director, Donatella Versace, eksistensi Versace dikarenakan koleksinya yang tidak pernah 'bermain aman'.
Seperti dikutip dari female first, Donatella Versace percaya label yang telah berdiri dari tahun 1978 ini masih sangat populer karena desainnya yang selalu berani. Donatella yang mengambil alih kerajaan mode milik kakaknya, Gianni Versace pada tahun 1997. Ia mengatakan bahwa ia senang dengan rumah mode Italia yang tetap setia pada akarnya dengan menolak bermain aman pada kreasi-kreasinya.
"Saya pikir para fashionista muda cinta Versace karena desainnya yang berani, tidak pernah aman. Kami tidak pernah berpikir tentang tampilan yang chic," ujar wanita berambut pirang ini.
Saat semua orang ingin tampil chic dan elegan pada tahun '80-an dan '90-an, Gianni mengubah sudut pandang dengan menghancurkan aturan-aturan tersebut. Gianni menginginkan orang-orang tampil luar biasa dengan pakaiannya.
"Selama tahun '80-an dan '90-an, orang ingin menjadi chic, elegan dan borjuis. Gianni datang dan menghancurkan segalanya, lalu hancurlah semua aturan. Dia hanya ingin orang-orang terlihat luar biasa, dan itulah yang harus dilakukan semua orang.. Mereka harus terlihat luar biasa," tambah Donatella.
(eya/eya)
Seperti dikutip dari female first, Donatella Versace percaya label yang telah berdiri dari tahun 1978 ini masih sangat populer karena desainnya yang selalu berani. Donatella yang mengambil alih kerajaan mode milik kakaknya, Gianni Versace pada tahun 1997. Ia mengatakan bahwa ia senang dengan rumah mode Italia yang tetap setia pada akarnya dengan menolak bermain aman pada kreasi-kreasinya.
"Saya pikir para fashionista muda cinta Versace karena desainnya yang berani, tidak pernah aman. Kami tidak pernah berpikir tentang tampilan yang chic," ujar wanita berambut pirang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama tahun '80-an dan '90-an, orang ingin menjadi chic, elegan dan borjuis. Gianni datang dan menghancurkan segalanya, lalu hancurlah semua aturan. Dia hanya ingin orang-orang terlihat luar biasa, dan itulah yang harus dilakukan semua orang.. Mereka harus terlihat luar biasa," tambah Donatella.
(eya/eya)










































