Perang Kostum di Ajang Wimbledon
wolipop
Rabu, 23 Jun 2010 13:48 WIB
Jakarta
-
Dunia mode tidak hanya menjadi milik para pesohor di bidang hiburan. Di dunia olahraga, arena bertanding bisa jadi "catwalk" bagi atlet dan para brand yang menjadi sponsor.
Di lapangan tenis, para atlet bisa leluasa memperlihatkan kostum dengan model yang semakin variatif. Variasi kostum di arena tenis sangat terasa sejak tahun 1990-an. Ini dikarenakan produsen perlengkapan olahraga mulai membuat desain yang menarik.
Majalah mode sekarang ini kerap menjadikan para atlet sebagai bintang. Hinga sekarang, semakin variatifnya mode di arena tenis menjadi bagian dari persaingan bisnis produsen perlengkapan olahraga.
Unuk ajang Wimbledon yang memiliki aturan khusus memakai kostum serba putih, beberapa atlet memilih desain khusus agar tetap tampil modis. Seperti rumah mode Stella McCarney yang juga merancang kostum untuk brand olahraga Adidas yang dikenakan oleh petenis asal denmark Caroline Wozniacki.
"Sangat penting untuk wanita menunjukkan keanggunannya dan kemolekan tubuh mereka. Ini adalah kesuksesan dari pernikahan dua dunia, yakni fashion dan olahraga", kata McCartney pada Sunday Times.
Sementara tahun ini Maria Sharapova sang juara Wimbledon 2004 yang juga ikon brand olahraga Nike akan mengenakan kostum multipleats rose yang terinspirasi dari kelopak bunga mawar inggris dan Serena Williams yang juga di sponsori oleh Nike akan mengenakan kostum Control lawn yang terinspirasi dari buah strawberry.
(fer/fer)
Di lapangan tenis, para atlet bisa leluasa memperlihatkan kostum dengan model yang semakin variatif. Variasi kostum di arena tenis sangat terasa sejak tahun 1990-an. Ini dikarenakan produsen perlengkapan olahraga mulai membuat desain yang menarik.
Majalah mode sekarang ini kerap menjadikan para atlet sebagai bintang. Hinga sekarang, semakin variatifnya mode di arena tenis menjadi bagian dari persaingan bisnis produsen perlengkapan olahraga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat penting untuk wanita menunjukkan keanggunannya dan kemolekan tubuh mereka. Ini adalah kesuksesan dari pernikahan dua dunia, yakni fashion dan olahraga", kata McCartney pada Sunday Times.
Sementara tahun ini Maria Sharapova sang juara Wimbledon 2004 yang juga ikon brand olahraga Nike akan mengenakan kostum multipleats rose yang terinspirasi dari kelopak bunga mawar inggris dan Serena Williams yang juga di sponsori oleh Nike akan mengenakan kostum Control lawn yang terinspirasi dari buah strawberry.
(fer/fer)
Fashion
Mudik Tanpa Koper Besar? Tas Travel 40L Ini Bisa Jadi Solusinya
Hobi dan Mainan
7 Alasan Thule Subterra 2 Bisa Jadi Toiletry Bag Andalan Traveler
Makanan & Minuman
Nasi Putih Langsung Ludes! Sambal Viral Ini Bikin Sahur dan Makan Jadi Nambah Terus
Makanan & Minuman
Bingung Cari Parcel Lebaran yang Berkesan? 2 Hampers Makanan Premium Ini Bisa Jadi Hadiah Spesial Idulfitri!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Penjelasan Gamis Bini Orang Diburu Pembeli Menurut Akademisi Budaya
7 Brand Fashion Lokal Milik Wanita RI yang Mendunia
Baju Lebaran 2026
Kata Desainer Denny Wirawan Soal Tren Baju Lebaran Gamis Bini Orang
Makin Terkenal, Gaya Alysa Liu Dipoles Desainer Kostum Marty Supreme
Pesona Berlian Alami dan Kotak Perhiasan, Makna Desain Baru Toko Frank & co
Most Popular
1
Calon Istri Atlet NFL Tolak Perjanjian Pra Nikah, Pernikahan Mendadak Batal
2
Model Ini Beri Kalung Darah Menstruasi ke Suami sebagai Simbol Pernikahan
3
Pori-Pori Wajah Terlihat Besar? Ini Cara Menyamakannya Menurut Ahli Kulit
4
Foto: Eileen Gu Bak Malaikat Jatuh dari Langit, Pakai Gaun Bersayap di Paris
5
Ramalan Zodiak Cinta 10 Maret: Cancer Perbaiki Hubungan, Taurus Lebih Bijak
MOST COMMENTED











































