Kampanye Iklan Louis Vuitton Dianggap Menyesatkan
wolipop
Senin, 31 Mei 2010 09:05 WIB
Jakarta
-
Advertising Standards Agency (ASA) di Inggris melarang dua buah iklan Louis Vuitton beredar karena dianggap menyesatkan masyarakat. Pada salah satu iklan tersebut terdapat visual seorang wanita yang diduga sebagai pengrajin Louis Vuitton sedang menjahit dengan tangan barang kulit Louis Vuitton. Padahal, tas dan dompet Louis Vuitton dan semua barang lainnya dibuat dengan mesin bukan dengan tangan.
Beberapa orang mengeluh kepada ASA, mengatakan mereka tidak percaya bahwa tas desainer tersebut dibuat seluruhnya oleh tangan.
ASA mengatakan walaupun Louis Vuitton memberikan bukti bahwa banyak pengerjaan produk mereka yang menggunakan tekhnik kerajinan tangan seperti pada produk tas dan dompet, itu tidak cukup membuat Louis Vuitton dikatakan sebagai brand yang "hand-made".
Louis Vuitton mengatakan kepada ASA bahwa para pengrajin mereka dilatih selama bertahun-tahun untuk dapat melaksanakan beberapa kegiatan yang terlibat dalam penciptaan salah satu aksesori Louis Vuitton dan model pada iklan tersebut bergaya sesuai 'perintah' dari ahli.
Louis Vuitton juga mengakui bahwa dengan mengenakan mesin jahit akan membuat produk mereka lebih bagus kualitas serta tahan lama.
Sedangkan menurut ASA, "Karena kami tidak melihat bukti yang menunjukan sejauh Mana produk tas Louis Vuitton dibuat dengan tangan, kami menyimpulkan bahwa iklan tersebut menyesatkan". ASA merasa bahwa
Louis Vuitton telah melanggar klausa kebenaran, menurutnya konsumen akan menginterpretasikan gambar seorang wanita menggunakan jarum dan benang untuk menjahit pegangan tas di iklan berarti bahwa Louis Vuitton tas adalah dijahit tangan. Demikian yang dilansir dari Dailymail. (eya/fer)
Beberapa orang mengeluh kepada ASA, mengatakan mereka tidak percaya bahwa tas desainer tersebut dibuat seluruhnya oleh tangan.
ASA mengatakan walaupun Louis Vuitton memberikan bukti bahwa banyak pengerjaan produk mereka yang menggunakan tekhnik kerajinan tangan seperti pada produk tas dan dompet, itu tidak cukup membuat Louis Vuitton dikatakan sebagai brand yang "hand-made".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Louis Vuitton juga mengakui bahwa dengan mengenakan mesin jahit akan membuat produk mereka lebih bagus kualitas serta tahan lama.
Sedangkan menurut ASA, "Karena kami tidak melihat bukti yang menunjukan sejauh Mana produk tas Louis Vuitton dibuat dengan tangan, kami menyimpulkan bahwa iklan tersebut menyesatkan". ASA merasa bahwa
Louis Vuitton telah melanggar klausa kebenaran, menurutnya konsumen akan menginterpretasikan gambar seorang wanita menggunakan jarum dan benang untuk menjahit pegangan tas di iklan berarti bahwa Louis Vuitton tas adalah dijahit tangan. Demikian yang dilansir dari Dailymail. (eya/fer)











































