Tren Mode Berbau Fetish Semakin Digemari
wolipop
Jumat, 23 Apr 2010 13:26 WIB
Jakarta
-
Sebutlah tren yang akrab di kalangan perempuan seperti palet netral, gaya romantis, materi ringan melambai hingga warna print yang cerah. Bagaikan gelombang pasang, semua itu dihempaskan media fashion sebagai panduan yang wajib diikuti.
Banyak pihak begitu bosan akan hal ini dan mengalihkannya dengan tren berbau fetish yang akrab dalam dunia seks. Black leather atau materi kulit berwarna hitam kini tak hanya diaplikasikan sebagai legging semata, namun menjadi potongan baru bernama 'jeggings'.
Benda ini adalah celana pendek mini super ketat yang terbuat dari materi kulit tipis tanpa efek lecek, sehingga masih logis diterapkan sebagai salah satu tren musim panas.
The Wall Street Journal menambahkan, celana yang mirip 'lederhosen' yakni bentuk busana anak kecil yang memiliki suspender dan kantong depan, kini mulai dikenakan oleh para superstar muda seperti Rihanna dan Miley Cirus bahkan banyak dijumpai dalam koleksi rumah mode seperti Chloe, YSL, Emilio Pucci, hingga Alice + Olivia.
Tidak tanggung-tanggung, pusat perbelanjaan Bergdorf memberi bandrol harga US $1,100 untuk sepotong 'jeggings' tersebut dan gencar mempromosikannya sebagai “key item” dari musim ini. (fer/fer)
Banyak pihak begitu bosan akan hal ini dan mengalihkannya dengan tren berbau fetish yang akrab dalam dunia seks. Black leather atau materi kulit berwarna hitam kini tak hanya diaplikasikan sebagai legging semata, namun menjadi potongan baru bernama 'jeggings'.
Benda ini adalah celana pendek mini super ketat yang terbuat dari materi kulit tipis tanpa efek lecek, sehingga masih logis diterapkan sebagai salah satu tren musim panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak tanggung-tanggung, pusat perbelanjaan Bergdorf memberi bandrol harga US $1,100 untuk sepotong 'jeggings' tersebut dan gencar mempromosikannya sebagai “key item” dari musim ini. (fer/fer)











































