Pamer 20 Tas Hermes Miliaran Rupiah, Wanita Ini Syok Rumahnya Dibobol Maling
Kolektor tas mewah Patricia Vuagniaux kehilangan sekitar 20 tas Hermes, jam tangan, dan perhiasan setelah rumahnya di Eagle Rock, Los Angeles, Amerika Serikat, dibobol pencuri. Total barang yang digasak ditaksir mencapai US$ 300 ribu atau sekitar Rp 5,4 miliar.
Pencurian itu terjadi pada siang hari ketika Patricia sedang tidak berada di rumah. Ia menduga koleksi tas mewah yang pernah dipamerkannya di media sosial membuat rumahnya menjadi incaran pelaku.
Pencuri diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Mereka menghindari kamera di bagian depan rumah, masuk melalui sisi bangunan, lalu merusak jendela dan membobol lemari di kamar tidur Patricia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bulan sebelum kejadian, Patricia sempat membagikan daftar koleksi tasnya di sebuah grup Facebook khusus pencinta tas mewah. Koleksinya mencakup sejumlah tas Birkin, Kelly Sellier berwarna emas, hingga Birkin 30 berwarna Tiffany blue.
Patricia juga mengungkapkan bahwa sebagian tas tersebut sedang dipersiapkan untuk dijual melalui platform konsinyasi The RealReal.
Ia mengaku tidak pernah membayangkan unggahan tersebut bisa berujung pada pencurian. Setelah kehilangan koleksinya, Patricia menyesali keputusannya membagikan informasi tentang tas-tas tersebut di media sosial.
"Aku tidak pernah memikirkan kemungkinan itu. Aku benar-benar bodoh," ujar Patricia kepada New York Post.
Bagi Patricia, kehilangan koleksi tersebut bukan sekadar kehilangan barang mewah. Tas-tas itu juga menjadi bentuk tabungan yang ia kumpulkan setelah pensiun dan menjual bisnis kopinya.
"Aku bekerja keras untuk mendapatkan semua yang kumiliki," ungkapnya sedih.
(kik/kik)










































