4 Kali Cerai, Jennifer Lopez Anggap Putus Cinta Bukan Kegagalan
Jennifer Lopez sudah mengalami beberapa kali patah hati dan perceraian. Namun menurutnya putus cinta bukanlah sebuah kegagalan.
Aktris sekaligus penyanyi 56 tahun ini menilai berakhirnya sebuah hubungan bukanlah tanda kegagalan, melainkan kesempatan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Jennifer, yang resmi cerai dengan aktor Ben Affleck pada 2025, mengaku kini memiliki cara pandang yang lebih filosofis terhadap kehidupan asmaranya.
Baginya, perpisahan justru bisa menjadi titik awal menuju fase kehidupan yang lebih baik. Saat tampil dalam acara bincang-bincang 'Subway Takes', ibu dua anak ini mengatakan bahwa putus cinta seharusnya tidak dipandang sebagai sesuatu yang memalukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Putus cinta bukanlah sebuah kegagalan. Sejujurnya, aku merasa itu adalah batu loncatan menuju versi terbaik dirimu berikutnya," ujar Jennifer, seperti dilansir Female First.
Dia bahkan berpendapat bahwa orang seharusnya merayakan sebuah perpisahan.
"Kita seharusnya mengadakan pesta saat putus cinta. Orang-orang seharusnya berkata, 'Kamu putus? Selamat!' Karena, pertama, kamu sudah mengambil sebuah keputusan. Kedua, kemungkinan besar itu adalah keputusan terbaik untuk semua pihak," lanjutnya.
Marc Anthony dan Jennifer Lopez saat masih menikah pada September 2005. Foto: Evan Agostini/Getty Images |
Jennifer juga percaya bahwa orang yang diputuskan dalam sebuah hubungan sering kali justru menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam jangka panjang. Penyanyi yang pernah menikah dengan Ben Affleck, Marc Anthony, Cris Judd, dan Ojani Noa itu mengatakan bahwa seseorang yang terus-menerus menyakiti hati pasangannya bukanlah pemenang.
"Kalau sepanjang hidupmu kamu terus mematahkan hati orang lain, justru kamulah yang kalah," ucapnya.
Menurut bintang film 'Maid in Manhattan' tersebut, pengalaman patah hati selalu menjadi momen yang memberinya pelajaran hidup paling berharga, baik dalam hubungan asmara maupun karier.
"Menurutku, pertumbuhan terbesar dalam hidupku-secara emosional, mental, maupun psikologis-selalu datang setelah patah hati. Dan itu bukan hanya soal hubungan romantis, tetapi juga kekecewaan dalam pekerjaan atau hal lainnya," tuturnya.
Ben Affleck dan Jennifer Lopez di Golden Globe Awards 2024, sebelum bercerai. Foto: Golden Globes 2024 via Getty Ima/Michael Buckner/Golden Globes 20 |
Jennifer melanjutkan bahwa saat mengalami patah hati, seseorang terdorong untuk melakukan refleksi diri.
"Itulah satu-satunya momen ketika kamu benar-benar menggali diri sendiri. Kamu akan bertanya, 'Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana aku harus melewati ini? Mengapa aku terus mengulanginya? Atau mengapa itu tidak terjadi? Apa yang bisa kulakukan dengan lebih baik?' Pada akhirnya, kamu pun berubah menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya.
(hst/hst)












































