Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hindari Aksi Boikot, Jeff Bezos Berhasil Menyusup ke Met Gala 2026

Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 05 Mei 2026 13:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

A man puts up a
Foto: REUTERS/Shannon Stapleton
Jakarta -

Met Gala 2026 menuai kontroversi karena Jeff Bezos. Banyak orang memprotes keterlibatan bos Amazon sebagai sponsor dari perhelatan fashion akbar tersebut. Kehebohan bukan hanya terjadi di media sosial tapi juga saat berlangsungnya acara. Beruntung Jeff bisa menghindari aksi boikot dan terungkap sudah berhasil menyusup ke dalam.

Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Bezos dilaporkan menghabiskan $10 juta (Rp 174 miliaran) untuk mensponsori Met Gala tahun ini. Uang tersebut ternyata tidak jadi jaminan untuk membuatnya bebas masuk.

Selagi sang istri berjalan di karpet merah dengan gaun Schiaparelli, Jeff sama sekali tidak terlihat hingga kemudian ia terlihat dalam foto di dalam acara bersama saudara ipar, Elena Sánchez Blair.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir The Cut, Jeff Bezos menyelinap masuk melalui pintu belakang untuk bisa menikmati acara. Pria 62 tahun tersebut berhasil menghindari para pengunjuk rasa dan paparazzi dan tampaknya berusaha 'low key' karena hanya setelan tuksedo biasa yang kurang sesuai dengan tema 'Fashion Is Art'.

ADVERTISEMENT


Sebelumnya Museum Seni Metropolitan 'dibanjiri' ratusan botol berisi cairan yang tampaknya adalah urine. Botol-botol itu disembunyikan di dalam gedung menjelang malam terbesar dunia mode. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes kepada Jeff Bezos.

Kelompok aktivis Everyone Hates Elon, sebuah kelompok anti-miliarder disebut sebagai dalang dari aksi. Didanai sekitar 1.000 donor di seluruh dunia, mereka menargetkan kampanye melawan Jeff Bezos dan hubungan korporat Met Gala.

Dalam pernyataan yang menyertai aksi terbarunya, kelompok tersebut mengatakan: "Pendiri Amazon dan oligarki Jeff Bezos baru saja mengadakan pesta pra-Met Gala di penthouse-nya dan sedang bersiap untuk malam besar tersebut,"


"Kami tidak bisa membiarkan dia lolos begitu saja dengan menggunakan selebriti dan mode untuk menyembunyikan kejahatannya. Sebaliknya, kami akan mengungkapkannya."

Menurut mereka, ratusan botol dengan wajah Jeff berisi 'air kencing' ditempatkan di seluruh museum untuk mengejek kondisi yang dihadapi oleh pekerja Amazon. Adapun keranjang berisi botol kosong di luar museum yang dimaksudkan agar orang yang lewat bisa menggunakannya untuk buang air.

Kelompok tersebut berulang kali menuduh bahwa mereka terkadang terpaksa buang air kecil di dalam botol karena jadwal kerja yang berat dan akses kamar mandi yang terbatas. Tuduhan itu sendiri sebelumnya telah diakui perusahaan sebagai bagian dari tantangan logistik. Amazon mengatakan masalah akses kamar mandi adalah masalah di seluruh industri yang terkait dengan rute pengiriman dan kondisi lalu lintas dan mereka telah berupaya mengatasi masalah tersebut.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads