Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Justin Bieber Perdana Jadi Headliner Coachella 2026, Segini Bayarannya

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 11 Apr 2026 16:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

LOS ANGELES, CALIFORNIA - FEBRUARY 01: (FOR EDITORIAL USE ONLY) (L-R) Justin Bieber and Hailey Bieber attend the 68th GRAMMY Awards at Crypto.com Arena on February 01, 2026 in Los Angeles, California.   Amy Sussman/Getty Images/AFP (Photo by Amy Sussman / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Justin Bieber. Foto: Getty Images via AFP/AMY SUSSMAN
Jakarta -

Coachella kembali digelar tahun ini, dan menampilkan Justin Bieber sebagai salah satu headliner, atau bintang utama. Bagi pelantun lagu 'Peaches' tersebut, ini pertamakalinya ia tampil di festival musik ternama dunia itu.

Penampilan Justin tentu menjadi yang paling ditunggu sebagian besar pengunjung Coachella 2026. Honor manggungnya pun disebut mencapai angka fantastis.

Menurut laporan Rolling Stone, penyanyi 32 tahun tersebut dilaporkan menerima bayaran lebih dari US$10 juta atau sekitar Rp 160 miliar untuk dua penampilan. Ia dijadwalkan tampil pada 11 April dan 18 April.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang sumber menyebut langkah ini sebagai sesuatu yang cukup revolusioner bagi karier seorang Justin Bieber.

"Ini adalah langkah besar bagi seorang headliner, dan semuanya ia bangun sendiri," ujar sumber tersebut, seperti dikutip dari Just Jared.

ADVERTISEMENT

"Dengan tampil di Coachella dan kesuksesan album 'Swag', ini jelas menandai era baru dalam karier Justin-di mana ia benar-benar memegang kendali," lanjutnya.

Besaran bayaran di Coachella bervariasi, tergantung posisi artis dalam lineup. Beberapa laporan menyebut, musisi yang tampil di posisi bawah biasanya menerima bayaran sekitar US$10.000 atau sekitar Rp 170 miliar sekali tampil.

Sebagai perbandingan, Cardi B pernah mengungkap bayaran yang ia terima saat tampil di Coachella 2018, yakni sekitar US$70.000 atau Rp 1,2 miliar per akhir pekan. Namun, ia mengaku merugi karena harus mengeluarkan hampir US$300.000 atau Rp 5,1 miliar untuk produksi panggungnya sendiri.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads