Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Most Pop: Ratu Yordania Mohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Raja

Kiki Oktaviani - wolipop
Minggu, 22 Mar 2026 20:00 WIB
...
Ratu Yordania Noor al-Hussein
Noor al-Hussein (Foto: Instagram/@queennoorofjordan)
Jakarta -

Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, Ratu Yordania Noor al-Hussein kembali mempertanyakan nasib putranya, Pangeran Hamzah bin Hussein yang telah berada dalam tahanan rumah sejak April 2021. Secara terbuka, Ratu Noor memohon kepada putra tirinya, Raja Abdullah II agar segera membebaskan putranya

Lewat media sosial X pada 28 Februari, Noor yang pernah menjadi ratu permaisuri pada 1978-1999 menyuarakan kekhawatirannya atas kondisi sang anak yang selama ini nyaris tak terlihat di ruang publik. Pangeran Hamzah yang sebelumnya dinobatkan sebagai calon raja itu dituduh terlibat dalam dugaan rencana yang dinilai mengancam stabilitas negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah waktunya istana Yordania membebaskan Pangeran Hamzah dan siapa pun yang tidak bersalah dari penahanan sewenang-wenang agar mereka dapat melindungi diri selama perang ini," tulis Noor.

Ini bukan kali pertama ia bersuara. Pada 2023, Noor juga menandai tiga tahun penahanan Hamzah dan menyebutnya sebagai tindakan yang "sewenang-wenang, kejam, dan ilegal."

ADVERTISEMENT
Ratu Yordania Noor al-HusseinRatu Yordania Noor al-Hussein (Foto: dok. Instagram @queennoorofjordan)

Nama Pangeran Hamzah bin Hussein pernah berada di garis depan keluarga kerajaan Yordania. Setelah wafatnya Raja Hussein pada 1999, takhta jatuh kepada putranya, Raja Abdullah II-anak dari pernikahan keduanya-yang kemudian menunjuk Hamzah sebagai putra mahkota. Hamzah sendiri merupakan putra Raja Hussein dari Ratu Noor, istri keempat sang raja hingga akhir hayatnya.

Namun, dinamika berubah drastis pada 2004. Abdullah mencopot Hamzah dari posisi tersebut dan kemudian menetapkan putranya sendiri, Putra Mahkota Hussein, hasil pernikahannya dengan Ratu Rania, sebagai penerus takhta.

Sejak saat itu, Hamzah perlahan menjauh dari kehidupan kerajaan. Pada 2022, setahun setelah kasus dugaan kudeta yang menyeret namanya, ia bahkan mengumumkan melepas gelar pangeran. Dalam pernyataannya, Hamzah mengaku nilai-nilai pribadinya sudah tidak lagi sejalan dengan arah institusi negara.

Kini berusia 45 tahun, Hamzah adalah anak sulung dari empat bersaudara hasil pernikahan Raja Hussein dan Ratu Noor. Ia mengenyam pendidikan di Harrow School, Inggris, lalu melanjutkan pelatihan militer di Royal Military Academy Sandhurst, sebelum lulus dari Harvard University pada 2006.

Pada 2004, saat masih menjabat sebagai putra mahkota, ia menikah dengan Putri Noor bint Asem bin Nayef. Pernikahan tersebut sempat menjadi sorotan dunia. Dari pernikahan tersebut, Hamzah dikaruniai seorang putri sebelum akhirnya bercerai pada 2009. Ia kemudian menikah lagi pada 2012 dengan Putri Basmah Bani Ahmad, dan kini memiliki enam anak dari pernikahan keduanya.

(dtg/dtg)
...
Hide Ads