Terseret Skandal Epstein, Putri Beatrice & Eugenie Diminta Lepas Gelar
Nama Putri Beatrice dan Putri Eugenie ikut terseret dalam pusaran isu skandal Jeffrey Epstein. Meski bukan anggota aktif keluarga kerajaan Inggris, keduanya kini mendapat sorotan dan bahkan diminta untuk melepas gelar kerajaan yang masih mereka sandang.
Selama ini, Beatrice dan Eugenie memang tidak menjalankan tugas resmi kerajaan. Namun, keduanya tetap menikmati sejumlah fasilitas, termasuk mempertahankan gelar putri (Princess) dan HRH, serta akses untuk menyewa hunian di lingkungan istana kerajaan.
Kondisi ini berbeda dengan sang ayah, Pangeran Andrew, Duke of York, yang telah dicabut seluruh gelar kerajaannya oleh Raja Charles III setelah terseret skandal Epstein. Sejak penangkapan Andrew pada ulang tahunnya yang ke-66 bulan lalu, muncul desakan agar kedua putrinya juga melepaskan gelar mereka dan bahkan dikeluarkan dari garis suksesi takhta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beatrice dan Eugenie sendiri memilih menjauh dari sorotan publik setelah pengangkapan ayah mereka. Nama mereka tercantum dalam dokumen terkait Epstein bersama orang tua mereka. Namun, keberadaan nama tersebut tidak menunjukkan adanya keterlibatan dalam tindakan kriminal. Meski begitu, publik mempertanyakan apakah keduanya mengetahui hubungan ayah dan ibu mereka, Sarah Ferguson, dengan Epstein.
Pangeran Andrew dan Putri Eugenie Foto: UK Press via Getty Images/Mark Cuthbert |
Pakar kerajaan Inggris, Jennie Bond, menilai sudah saatnya Beatrice dan Eugenie mempertimbangkan untuk meninggalkan penggunaan gelar mereka, setidaknya dalam kehidupan pribadi dan profesional.
"Saya rasa keduanya tidak pernah memamerkan gelar mereka, tetapi jelas ada prestise besar di kalangan tertentu dengan disebut sebagai seorang putri. Gelar seperti itu membuka banyak pintu dan membangun koneksi, yang telah dimanfaatkan oleh Beatrice dan Eugenie," kata Jennie, seperti dikutip dari Mirror.
"Tidak ada yang salah dengan itu, tetapi sekarang setelah ayah mereka dicabut gelarnya dan ibu mereka tidak lagi bisa menggunakannya, mungkin mereka bisa memilih untuk secara perlahan tidak lagi menggunakan gelar tersebut," tambahnya.
Menurut Jennie, tidak perlu ada pernyataan publik untuk melepas gelar tersebut. Namun, akan lebih bijak jika keduanya mulai menjauh dari nama York yang kini dinilai telah tercoreng, dan menggunakan nama setelah menikah.
Meski sang ayah kehilangan gelar, Beatrice dan Eugenie tetap mempertahankan status mereka sebagai putri kerajaan. Bahkan, keduanya masih memiliki akses ke properti di dalam kompleks istana. Beatrice diketahui memiliki apartemen di St James's Palace, sementara Eugenie menempati Ivy Cottage di Kensington Palace sebagai tempat tinggal saat berada di London. Hunian tersebut didapat melalui kesepakatan sewa pribadi yang diatur oleh ayah mereka dengan pihak kerajaan.
"Kesepakatan ini dibuat oleh ayah mereka agar kedua putrinya tetap memiliki tempat di lingkungan istana," ujar sumber.
Di tengah kontroversi, muncul pula saran agar keduanya tidak menghadiri acara keluarga kerajaan seperti Royal Ascot atau perayaan Paskah bersama keluarga besar kerajaan.
(kik/kik)











































