Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pengakuan Selingkuh Viral, Atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 Minta Maaf

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 12 Feb 2026 10:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Milano Cortina 2026 Olympics - Biathlon - Mens 20km Individual Victory Ceremony - Anterselva Biathlon Arena, South Tyrol, Italy - February 10, 2026. Bronze medallist Sturla Holm Laegreid of Norway celebrates after finishing third in the Mens 20km Individual REUTERS/Matthew Childs     TPX IMAGES OF THE DAY
Atlet Sturla Holm Lægreid asal Norwegia. (Foto: REUTERS/Matthew Childs)
Milan -

Atlet Sturla Holm Lægreid asal Norwegia menyatakan penyesalan mendalam setelah pengakuannya soal perselingkuhan menjadi viral sampai menutupi kesuksesan timnya di Olimpiade Musim Dingin 2026.

Pada Selasa (10/2/2026), atlet 28 tahun itu meraih medali perunggu pada nomor 20 km putra di pesta olahraga yang berlangsung di Milan, Italia, tersebut. Sementara itu, rekan setimnya Johan-Olav Botn berhasil membawa pulang medali emas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dalam wawancara TV langsung usai lomba, Lægreid justru menjadi perhatian setelah dengan emosional mengaku telah berselingkuh dari kekasihnya yang saat itu telah ia pacari selama enam bulan, dan ia sebut sebagai "cinta dalam hidupnya."

Dalam pernyataan resmi tim Norwegia yang dirilis pada Rabu (11/2/2026), Lægreid mengaku "sangat menyesal" telah mengungkit kisah pribadi di hari yang seharusnya menjadi perayaan bagi tim biatlon Norwegia.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak sepenuhnya menjadi diri saya hari ini, dan saya tidak berpikir jernih. Permintaan maaf saya tujukan kepada Johan-Olav yang seharusnya mendapat seluruh perhatian setelah emasnya," ujarnya seperti dikutip People.

"Juga kepada mantan kekasih saya yang tanpa sengaja terseret ke sorotan media. Saya harap dia baik-baik saja," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak bisa mengubah apa yang telah terjadi, namun ingin segera menutup bab tersebut dan kembali fokus pada Olimpiade. "Saya tidak akan menjawab pertanyaan lebih lanjut mengenai hal ini," katanya.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan stasiun TV NRK, Lægreid mengaku kesulitan menikmati medali perunggunya karena sang mantan tidak berada di sana bersamanya. Ia juga menyebut perselingkuhan yang terjadi tiga bulan setelah hubungan mereka dimulai sebagai "kesalahan terbesar dalam hidupnya."

"Saya sebenarnya sudah memiliki 'medali emas' dalam hidup. Mungkin banyak orang melihatnya berbeda, tapi saya hanya punya mata untuknya. Dalam beberapa hari terakhir, olahraga menjadi nomor dua. Saya berharap bisa berbagi momen ini dengannya," tuturnya.

"Saya berusaha menjadi panutan yang baik, tapi saya melakukan hal bodoh. Kita harus mengakui ketika melakukan sesuatu yang menyakiti orang yang sangat kita cintai."

Dalam konferensi pers tak lama setelahnya, Lægreid mengaku tidak yakin apakah pengakuan publik tersebut merupakan keputusan yang tepat. Namun ia berharap mantannya bisa melihat betapa besar arti dirinya, dan membuka peluang untuk kembali bersama.

Meski begitu, sang mantan kekasih-dalam wawancara dengan media Norwegia VG-mengatakan tindakan Lægreid sulit dimaafkan, bahkan setelah deklarasi cinta di hadapan dunia.

"Saya tidak memilih berada di posisi ini, dan ini menyakitkan. Kami sudah berkomunikasi dan dia tahu pendapat saya tentang hal ini," ujarnya, yang memilih tetap anonim.

Ia menambahkan, "Saya berterima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang mendukung saya selama masa sulit ini, juga kepada semua orang yang bersimpati tanpa mengetahui siapa saya."

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads