Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Influencer Ini Dihujat Usai Mengawetkan Anjingnnya yang Meninggal

Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 06 Feb 2026 18:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Chloe Chung
Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Influencer jadi viral setelah mengawetkan tubuh anjingnya yang telah meninggal. Keputusannya itu memicu beragam reaksi, namun kebanyakan menghujatnya. Wanita bernama Chloe Chung itu akhirnya buka suara setelah banyak netizen yang mengecamnya.

Anjing Chloe bernama MisTricks, dengan ras black supermutt, meninggal dunia pada Agustus 2024 setelah didiagnosis menderita limfoma. Kehilangan itu meninggalkan duka mendalam bagi Chloe. Pada 18 Januari lalu, ia mengunggah sebuah video di Instagram yang menjawab pertanyaan menudingnya kejam setelah mengawetkan anjingnya.

Beberapa waktu lalu, Chloe mengunggah video yang memperlihatkan sebuah kotak kaca yang didalamnya terdapat tubuh MisTricks yang telah diawetkan dengan metode freeze-drying. Dalam video tersebut, Chloe terlihat mengangkat dan memeluk MisTricks. Ia menambahkan teks, "Brought her home."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya kepada People, Chloe mengakui bahwa keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Selama ini, ia selalu mengkremasi hewan peliharaannya yang meninggal. Namun kali ini berbeda.

"Aku benar-benar kesulitan membayangkan tidak akan pernah melihat wajah cantiknya lagi setelah dia pergi," ujar Chloe.

ADVERTISEMENT

Ia bahkan sempat berada di krematorium sebelum akhirnya berubah pikiran. Dari sana, ia memutuskan untuk menemui seorang pet preservationist.
Menurut Chloe, cara ini justru memberinya ketenangan dalam proses berduka.

"Kesedihan dan rasa kehilangan selalu ada sejak MisTricks meninggal, apalagi saat memikirkan betapa singkat waktu kami bersama. Tapi ketika kembali bertemu dengan wujud fisiknya, yang paling kurasakan adalah rasa nyaman, karena sekarang dia aman di rumah bersamaku," katanya.

Namun, unggahan tersebut langsung dibanjiri ribuan komentar. Sebagian warganet menyebut videonya justru "traumatis" dan "menyeramkan", sementara yang lain justru menyampaikan belasungkawa dan dukungan atas kehilangannya.

Menanggapi reaksi tersebut, Chloe mengunggah video lanjutan pada 21 Januari. Ia mengaku sudah menduga keputusannya akan memancing kontroversi.

"Haters gonna hate, potatoes gonna potato. Hidup terlalu singkat untuk dijalani demi persetujuan para 'domba'," tulisnya.

Ia juga mengatakan bahwa kehadiran MisTricks di rumah memberinya banyak kenyamanan. Menurutnya, ia menerima ribuan pesan dari orang-orang yang sebenarnya tertarik dengan pengawetan hewan peliharaan, tetapi takut dihakimi oleh warganet.

"Aku akan selalu ada untuk menormalkan proses duka atas kehilangan hewan peliharaan, dalam semua tahap dan bentuknya. Karena ingat, yang normal itu membosankan," tulis Chloe.

Dalam pernyataan lanjutan kepada People, Chloe menegaskan bahwa komentar negatif tidak memengaruhinya.

"Aku tidak pernah terkesan dengan hujatan di kolom komentar, jadi aku tidak menjalani hidup berdasarkan apa yang mungkin mereka katakan. Pada akhirnya, komentar-komentar itu tidak mengatakan kebenaran apa pun. Bahkan, kebencian justru membuat video ini menjangkau lebih banyak orang, dan semakin banyak pula pesan terima kasih yang kuterima karena membagikan pilihan ini," ujarnya.

Chloe juga mengungkapkan bahwa banyak pemilik hewan peliharaan yang baru mengetahui bahwa freeze-drying adalah salah satu opsi setelah melihat unggahannya. Ini bisa membuka pemikiran pemilik hewan peliharaan yang masih ingin merasa dekat dengan 'anak bulu' mereka.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads