Kim Kardashian Ungkap Alasan Hapus Postingan Pangeran Harry dan Meghan Markle
Pangeran Harry dan Meghan Markle sempat bikin heboh ketika diketahui hadir di pesta ulang tahun ke-70 Kris Jenner. Hal tersebut terungkap dari foto yang diunggah sendiri oleh sang momager. Namun tak berapa lama kemudian postingan tersebut malah dihapus yang semakin menimbulkan kehebohan. Kim Kardashian akhirnya mengungkap alasannya.
Dihapusnya foto Pangeran Harry dan Meghan Markle sempat menuai berbagai spekulasi. Namun Kim menyatakan alasan sebenarnya tidak seperti yang diberitakan. Dalam podcast 'Khloe in Wonder Land' ia mengaku sang ibu punya hubungan yang baik dengan pasangan anggota kerajaan Inggris itu sampai sekarang.
"Itu benar-benar tidak disengaja yang mana sangat gila," kata anak kedua Kris Jenner tersebut. "Ibu dan Meghan sudah berteman selama beberapa tahun dan mereka memiliki hubungan yang sangat manis."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami diberi tahu bahwa tidak apa-apa untuk mengunggahnya. Kemudian setelah diunggah, aku pikir mereka menyadari bahwa itu adalah Remembrance Day dan mereka tidak ingin terlihat menghadiri pesta, meskipun sudah diunggah, kamu tahu, dan kemudian dihapus. Dan kemudian aku pikir mereka sadar, 'Oh, ini sangat konyol.'"
Kim menambahkan bahwa Pangeran Harry dan istri juga datang di acara amal Baby2Baby pada malam yang sama. Namun acara tersebut berbeda dan mereka mungkin tidak ingin kelihatan berpesta dan berdansa di hari peringatan para pahlawan. "Jadi kami mengajak mereka untuk menghormati Hari Peringatan," kata Kim.
Remembrance Day diadakan setiap tahun pada bulan November untuk menghormati anggota angkatan bersenjata yang gugur dalam tugas. Anggota keluarga kerajaan Inggris secara tradisional hadir dalam sejumlah acara resmi untuk menghormati pengorbanan mereka. Pesta ulang tahun Kris Jenner sendiri diadakan sebelum keluarga kerajaan di Inggris berkumpul di monumen The Cenotaph di London untuk upacara tahunan keesokan paginya.
"Kita harus menertawakan situasi terkadang, dan sedikit meringankan suasana. Jika semua orang salah paham, kita harus menerima keadaan,"
"Jika kita membuatnya ringan dan lucu, aku rasa itu akan diterima secara berbeda, tetapi aku benci bagaimana kabar itu beredar di semua orang. Itu menyebalkan. Itu dibuat menjadi sesuatu yang sangat gila dan menggelikan yang sebenarnya tidak perlu terjadi," jelas Kim.
(ami/ami)












































