Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dispatch Bongkar Chat Park Na Rae, Diduga Beri Tugas Tak Lazim ke Manajer

R Chairini Putong - wolipop
Rabu, 14 Jan 2026 14:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komedian Korea Selatan Park Na Rae.
Foto: dok. Instagram @wooju1025
Jakarta -

Komedian Park Na Rae terjebak dalam pusaran kontroversi setelah terungkap memakai jasa medis ilegal hingga melakukan penyalahgunaan kekuasaan terhadap manajernya. Laporan terbaru Dispatch mengungkap isi chat Park Na Rae saat menyuruh manajernya melakukan banyak tugas di luar lingkup pekerjaannya.

Sebelumnya pada Desember 2025, manajer Park Na Rae mengajukan laporan ke polisi dan menuding ia melakukan pelecehan verbal dan fisik. Park Na Rae disebut-sebut menyalahgunakan kekuasaannya dan memperlakukan manajer seperti pembantu.

Sebagai tanggapan, Park Na Rae mengajukan tuntutan balik terhadap manajernya atas pemerasan dan penggelapan uang. Selain konflik dengan manajernya, pembawa acara televisi I Live Alone itu diduga menerima perawatan medis ilegal lewat jasa "Tante Suntik" tanpa izin dokter, melanggar UU Layanan Medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dalam laporannya pada Senin (13/1/2026), Dispatch merunut sejumlah permintaan Park Na Rae yang menimbulkan tekanan emosional bagi manajernya. Seperti saat terbang ke Taiwan untuk syuting I Live Alone, Park Na Rae menyuruh manajernya kembali ke rumahnya di Itaewon dan mengambil tas Chanel, meski sudah melewati proses imigrasi dan bersiap masuk ruang tunggu. Park Na Rae sudah membawa tas Gucci dan tas Chanel itu bahkan tidak menjadi alat peraga siaran.

Permintaan Park Na Rae mengharuskan manajernya untuk membatalkan keberangkatan, keluar dari bandara dengan dalih palsu, dan memesan ulang tiket penerbangan ke Taiwan beberapa jam setelah tim produksi I Live Alone. Park Na Rae kemudian memberikan tugas tambahan untuk membeli barang mewah di toko bebas bea bandara, termasuk sepatu pria Hermes.

Lebih lanjut, manajer diminta membeli obat atas nama Park Na Rae di klinik kebidanan dan ginekologi untuk diminum sebelum syuting. Namun, kunjungan itu mengharuskan para manajer untuk menggunakan rekam medis mereka sendiri. Salah satu manajer mengeluh jika calon suaminya melihat rekam medisnya, hal itu mungkin dapat membahayakan dirinya.

Park Na RaePark Na Rae. Foto: dok. Instagram @wooju1025

Di luar urusan medis, manajer Park Na Rae juga diminta menjadwalkan pemeriksaan kesehatan untuk adik laki-lakinya, mengatur konsultasi operasi plastik teman ibunya, membeli alkohol untuk acara pribadinya, juga mencari fresh seafood di larut malam.

Seiring waktu, para manajer merasakan beban kerja yang menggabungkan manajemen profesional dan pekerjaan rumah tangga, tanpa istirahat yang cukup.

Menyusul laporan tersebut, Park Na Rae angkat bicara untuk meluruskan sejumlah kesalahpahaman lewat wawancaranya dengan Daily Sports pada Rabu (14/1/2026).

Ia menceritakan pertemuan pertamanya dengan "Tante Suntik" dan tak mengira wanita itu adalah dokter gadungan. Park Na Rae bertemu dengannya di sebuah klinik bedah plastik sekitar 3-4 tahun lalu. Pasalnya "Tante Suntik" berpenampilan seperti dokter dan dipanggil sebagai direktur di klinik kecantikan berlinsensi.

"Klinik tersebut mengatur semuanya, dan karena dia mengaku sebagai dokter, aku tidak langsung bertanya apakah dia memiliki lisensi medis. Tentu saja, aku berasumsi ia adalah seorang dokter karena dia menampilkan dirinya sebagai seorang dokter," ungkap Park Na Rae, seperti dilansir dari Koreaboo.

Perihal kontroversi dengan mantan manajernya, Park Na Rae menegaskan tidak ada pelecehan verbal atau fisik yang terjadi di tempat kerja. Jika terbukti, ia rela menerima konsekuensinya dengan "meminta maaf sambil berlutut" dan "mengeluarkan permintaan maaf publik."

"Aku sudah memeriksanya secara menyeluruh, termasuk tugas pribadi. Mereka mengaku bekerja 20 jam sehari karena tugas pribadi. Aku melihat jadwalnya dan menemukan dari jam 9 sampai 11 pagi, sekitar dua jam dihabiskan untuk tugas pribadi, diikuti istirahat, dan dari jam 7 malam aku syuting video untuk kanal YouTube Naraesik. Tapi mereka menghitung seluruh waktu ini sebagai jam tugas pribadi," pungkasnya.

(rcp/rcp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads