Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Curhat Britney Spears Alami Kerusakan Otak karena Masa Kelamnya

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 21 Okt 2025 10:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Britney Spears
Britney Spears Foto: dok. Instagram @britneyspears
Jakarta -

Penyanyi Britney Spears curhat tentang kerusakan otak yang dialaminya. Dalam unggahan panjang di Instagramnya, pelantun Toxic itu mengaku hal tersebut terjadi karena masa kelam yang ia lalui selama berada di bawah konservatori yang selama 13 tahun dipegang oleh sang ayah, Jamie Spears.

Britney membagikan foto dirinya tengah menunggang kuda, lalu menulis refleksi tentang film Maleficent yang ia hubungkan dengan perjalanan hidupnya.

"Ingat, raja mencoba membunuhnya tapi seseorang diam-diam mengambil sayapnya. Namun, apa pun yang datang dari Bapa di surga, yang kasihnya tanpa syarat, tak akan pernah terlupakan. Sayapnya suci, dan tidak ada yang bisa mengambilnya. Saya menemukan kisah itu sangat menarik," tulis Britney.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan tersebut, Spears mengingat kembali masa-masa berat ketika dirinya dipaksa menjalani rehabilitasi selama empat bulan pada 2018.

"Selama empat bulan, saya tidak memiliki pintu pribadi dan dipaksa untuk tidak menggunakan kaki atau tubuh saya untuk ke mana pun. Itu lebih dari sekadar menyakiti tubuh saya. Percayalah, banyak hal yang tidak saya tulis di buku saya karena masih terlalu menyakitkan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

[Gambas:Instagram]

"Saya dulu bisa berenang membawa anak-anak saya di punggung sampai mereka berusia 4 dan 5 tahun. Tapi sekarang tubuh saya tidak sekuat dulu," ujarnya, merujuk pada dua putranya, Sean Preston (20) dan Jayden James (19).

Penyanyi berusia 43 tahun itu kemudian kembali menyinggung Maleficent, menyamakan kehilangan sayap sang tokoh dengan perjalanan hidupnya sendiri. Britney juga mengungkap bahwa ia merasa telah mengalami kerusakan pada otaknya.

"Saya merasa seperti sayap saya telah diambil dan kerusakan otak terjadi pada saya sejak lama, 100 persen. Namun, saya telah move on dari masa sulit itu dan bersyukur masih hidup," curhatnya lagi.

Unggahan emosionalnya itu muncul di tengah promosi buku baru sang mantan suami, Kevin Federline, berjudul You Thought You Knew. Buku itu memuat klaim tentang perilaku Spears sebagai orang tua dan tuduhan perselingkuhan.

Menanggapi hal itu, perwakilan Spears memberikan pernyataan resmi kepada People bahwa pernyataan di buku Kevin tidaklah benar.

"Dengan munculnya kabar dari buku Kevin, sekali lagi dia dan pihak lain mencari keuntungan dari Britney, terutama setelah masa tunjangan anak berakhir. Satu-satunya yang Britney Spears pedulikan hanyalah kesejahteraan kedua anaknya, Sean Preston dan Jayden James," ujar juru bicara Britney.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads