Influencer Transgender Jadi Model Nike, Bikin Feminis Marah
Nike memicu kemarahan dari sejumlah feminis karena memakai influencer transgender Dylan Mulvaney menjadi model untuk legging dan sport bra. Banyak orang yang menyuarakan kemarahan mereka di Twitter setelah Dylan memposting konten yang mengiklankan pakaian olahraga dari Nike.
Dalam unggahannya tersebut, Dylan menari menggunakan legging hitam dan sport bra putih. Banyak wanita feminis yang marah karena Nike mensponsori wanita transgender bukan wanita biologis.
"Dylan Mulvaney membuat ejekan terbesar terhadap wanita dan aku secara resmi marah setelah kolaborasinya," ungkap netizen di Twitter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda memilih dia daripada semua wanita pekerja keras yang berolahraga secara teratur dengan pakaian olahraga Anda? Sungguh memalukan. Benar-benar menjijikan," ungkap netizen lainnya.
"Kapan merek-merek ini memahami bahwa wanita tidak ingin pria berdanda seperri wanita untuk mengiklankan produk mereka?" kritik lainnya.
Dylan Mulvaney merupakan influencer transgender yang cukup banyak memiliki haters karena ucapannya yang kontroversial. Dia pernah menyebut alat kelamin wanita sebagai kantong Barbier.
Dylan pun dituduh sebagai 'womenface' sebuah istilah bagi laki-laki yang sengaja bertingkah laku feminin dengan menggunakan banuak makeup, memakai payudara palsu dan tindakan 'nakal'. Womenface identik sebagai bentuk mengolok-olok perempuan dan termasuk bentuk misogini (seksisme).
Dylan sendiri pada awalnya mengidentifikasikan dirinya sebagai non-biner. Namun belakangan ia menyebut dirinya sebagai perempuan, meski belum melakukan operasi perubahan kelamin.
Transgender wanita 26 tahun itu telah menjalani operasi feminisasi wajah pada awal tahun ini. Di mana bagian tulang wajahnya dipotong agar menghasilkan karakter muka yang lebih lembut.
Hampir setiap Dylan mensponsori sebuah produk dia mendapatkan hujatan. Sebelum Nike, Dylan mempromosikan merek bir Bud Light, di mana dia langsung diserbut oleh haters. Begitu juga merek bir tersebut yang mendapatkan kritikan pedas.
Dia pun pernah memposting tentang produk kewanitaan yang membuat netizen marah. "Apakah ini lelucon? Dia sering dihujat karena menyebut vagina sebagai kantong Barbie," tulis netizen.
"Saya telah melihat bahwa #DylanMulvaney adalah wajah #Maybelline, wajah #Budlight dan sekarang wajah #Nike. Wanita kehilangan olahraga, makeup, bir jelek dan sekarang pakaian. Kami tidak memiliki hak atas tubuh kami sendiri, tetapi orang Trans memilikinya," kriktik salah satu netizen di Twitter.
(kik/kik)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Beauty Influencer China Lunasi Utang Rp 900 Juta, Dituduh Pura-pura Lumpuh
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
Bocoran Film Jun Ji Hyun & Ji Chang Wook, Lawan Teror Zombie di Colony
Sinopsis Cabin Fever 3: Patient Zero di Bioskop Trans TV
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh











































