ADVERTISEMENT

Bantahan Teman Kate Middleton Soal Klaim Meghan Markle di Dokumenter Netflix

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 15 Des 2022 11:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 14: Meghan, Duchess of Sussex and Catherine, Duchess of Cambridge attend day twelve of the Wimbledon Lawn Tennis Championships at All England Lawn Tennis and Croquet Club on July 14, 2018 in London, England.  (Photo by Clive Mason/Getty Images) Kate Middleton dan Meghan Markle di Wimbledon 2018. (Foto: Getty Images/Clive Mason)
London -

Komentar dan pengakuan Meghan Markle di dokumenter 'Harry & Meghan' yang tayang di Netflix mulai meresahkan orang-orang terdekat keluarga Kerajaan Inggris. Teman Kate Middleton pun angkat bicara untuk membantah salah satu klaim yang dilontarkan Duchess of Sussex.

Dalam sebuah episode, Meghan bercerita tentang pengalamannya pertama kali bertemu calon kakak ipar, Pangeran William dan Kate Middleton. Ia lalu mengomentari soal kekakuan yang dirasakannya saat berinteraksi.

"Aku tipe orang yang suka memeluk. Aku tidak menyadari bahwa berpelukan bisa sangat mengintimidasi orang-orang Inggris," ujar ibu dua anak itu.

Kepada People, seorang sumber yang disebut sebagai teman dekat Putri Kate memiliki pandangan yang berbeda. Apa yang keluar dari Meghan justru kontras dengan kepribadian Kate.

NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - OCTOBER 10: Catherine, Duchess of Cambridge hugs a well-wisher as she visits Newcastle Civic Centre, on October 19, 2012 in Newcastle Upon Tyne, United Kingdom. (Photo by Paul Edwards - WPA Pool/Getty Images)Kate Middleton memeluk seorang warga di London pada 2012. (Foto: Getty Images/WPA Pool)

"Kate suka sekali memeluk. Dia punya pribadi yang hangat dan bersahabat. Dia selalu memberi pelukan dan ciuman," ujarnya.

Dokumenter 'Harry & Meghan' yang episode pertamanya dirilis pada 8 Desember lalu mempertontonkan Pangeran Harry dan Meghan Marke berkeluh-kesah tentang perlakuan keluarga Kerajaan terhadap mereka.

Dalam sebuah cuplikan promosi, mengajak para penonton untuk melihat kehidupan pernikahan mereka yang awalnya terlihat baik-baik saja sebelum semua berubah total.

Catherine, the Duchess of Cambridge is presented with flowers and a hug by 6-year-old Diamond Marshall on arrival with Prince William at Calgary International Airport in Calgary on July 7, 2011. The Make-a-Wish Foundation arranged for Marshall, a cancer patient, to greet the royal couple.  AFP PHOTO / Pool / Todd KOROL (Photo credit should read TODD KOROL/AFP via Getty Images)Kate Middleton memeluk seorang anak saat berkunjung ke AS pada 2011. (Foto: AFP via Getty Images/AFP)

"Rasanya sulit untuk melihat kembali ke belakang dan bilang, 'Apa yang sebenarnya terjadi?'" buka Pangeran Harry dalam narasinya.

"Ada hierarki keluarga. Ada hal yang bocor, tapi ada juga cerita bohong. Ini adalah sebuah permainan kotor," lanjutnya.

Dalam adegan selanjutnya, Netflix menunjukkan bagaimana Putri Diana dan Kate Middleton dikejar-kejar oleh paparazi. Pangeran Harry pun mengungkap rasa sakit yang dirasakan oleh para perempuan yang menikah dengan keluarga kerajaan.

Britain's Catherine, Duchess of Cambridge hugs a runner as she hands out water to runners during the 2017 London Marathon in London on April 23, 2017. (Photo by Chris Jackson / POOL / AFP) (Photo by CHRIS JACKSON/POOL/AFP via Getty Images)Kate Middleton memeluk seorang peserta London Marathon 2017. (Foto: POOL/AFP via Getty Images/CHRIS JACKSON)

"Rasa sakit dan tersiksanya para perempuan yang menikah dengan 'institusi' ini, kegilaan ini," jelas Pangeran Harry.

Meghan juga mengklaim Istana Buckingham sengaja menyebar berita bohong tentang dirinya kepada pers demi mengangkat pamor anggota keluarga lainnya.

"Saya tidak dilempar ke tengah gerombolan serigala, saya justru jadi makanan mereka," ungkap mantan aktris Hollywood itu.



Simak Video "Gaya Kate Middleton Ikut Kontes Spin Bike Pakai Rok dan High Heels"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)