ADVERTISEMENT

Aktris Prancis Ramai-ramai Potong Rambut, Protes Kematian Mahsa Amini

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Jumat, 07 Okt 2022 16:00 WIB
SAN SEBASTIAN, SPAIN - SEPTEMBER 19: Juliette Binoche attends Le Lyceen/ Winterboy Premiere during 70th San Sebastian Film Festival attends Le Lyceen/ Winterboy Premiere during 70th San Sebastian Film Festival at Kursaal, San Sebastian on September 19, 2022 in San Sebastian, Spain. (Photo by Juan Naharro Gimenez/Getty Images) Juliette Binoche. Foto: Getty Images/Juan Naharro Gimenez
Jakarta -

Dukungan untuk Mahsa Amini masih terus mengalir, hampir satu bulan setelah kematiannya yang tragis di tangan polisi Iran karena tak memakai hijab. Aksi potong rambut jadi bentuk solidaritas sekaligus protes atas kasus yang merenggut nyawa wanita 22 tahun itu.

Kali ini aksi datang dari dua aktris Prancis, Juliette Binoche dan Isabelle Huppert. Keduanya memotong rambut sebagai bentuk dukungan untuk Mahsa Amini.

"Untuk kebebasan," ujar Juliette saat dia memegang segenggam besar rambutnya di depan kamera, lalu mengguntingnya.

Video potong rambut itu tersebar di media sosial seperti Instagram dan Twitter agar para wanita di Prancis ikut melakukan aksi serupa. Juliette dan Isabelle bergabung dengan aktris Prancis lainnya, Marion Cotillard dan Isabelle Adjani yang telah lebih dahulu memperlihatkan aksi protesnya.

[Gambas:Instagram]

"Mahsa Amini disiksa polisi moral sampai meninggal dunia. Tuduhannya hanya karena dia memakai kerudung dengan cara yang tidak sesuai. Dia mati karena beberapa helai rambutnya terlihat," tulis sebuah teks di video Instagram yang diunggah soutienfemmesiran (Dukungan untuk Wanita Iran).

Unggahan itu viral dan disebarkan ulang di berbagai platform media sosial, termasuk Twitter, Instagram dan Facebook. Tak hanya Prancis, aksi protes ini juga dilakukan para wanita di Inggris dan Italia.

"Wanita Iran mengharapkan dukungan dari kelompok internasional. Ini (potong rambut) merupakan cara yang indah untuk menunjukkan dukungan itu," ujar pengacara asal Prancis, Richard Selliot, yang menginisiasi aksi tersebut, seperti dilansir Asia One.

"Ini baru langkah pertama, saya harap setiap orang di seluruh dunia bisa mengikutinya, tidak hanya aktris tapi semua orang. Bahkan pria juga bisa memotong rambut mereka, saya rasa hal itu akan terjadi," lanjutnya.

Seperti diketahui, Mahsa Amini tewas dalam tahanan polisi usai ditangkap pada 13 September 2022 karena tidak mengenakan jilbab. Ia menghembuskan napas terakhir setelah koma di rumah sakit selama tiga hari.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa Mahsa Amini sakit, namun para aktivis dan demonstran mengatakan ia dipukuli selama berada di dalam tahanan. Hal itu membuat Mahsa Amini cedera serius hingga meninggal dunia.



Simak Video "Jelang Wamil, Kang Tae Oh Pamer Potong Rambut"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)