ADVERTISEMENT

Influencer Rusia Terancam Penjara 6 Tahun karena Aktif di Instagram

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 24 Sep 2022 12:00 WIB
Veronika Loginova Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Seorang influencer di terancam hukuman penjara enam tahun karena terlalu aktif di Instagram. Platform media sosial tersebut kini telah dilarang digunakan oleh sang presiden Vladimir Putin.

Influencer bernama Veronika Loginova itu mengaku menjadi korban karena terlalu menonjol di media sosial. Pemilik 556 ribu followers itu memposting foto surat yang diterimanya dari pihak berwenang.

Dia menjelaskan bahwa ketika dia berada di Paris ketika dia mendapat telepon dari ibunya yang mengatakan bahwa polisi muncul di rumah untuk mencarinya pada bulan Agustus. Influencer itu mengatakan bahwa dia diancam dengan hukuman penjara dengan mengklaim dia terlalu banyak menarik perhatian.

Surat tersebut dikirim oleh Kantor Kejaksaan Antar Distrik Kuntsevo. Pihak berwenang menuduh remaja tersebut melakukan tindakan menarik perhatian pengguna di jejaring sosial Facebook dan Instagram.

Veronika Loginova menjadi orang pertama yang dituntut setelah larangan penggunaan Instagram dan Facebook di negara tersebut. Veronika tidak terima dengan aturan tersebut.

"Apakah Anda serius? Saya? Seorang gadis berusia 18 tahun dan fashion blogger? Pengusaha, brand fashion yang membayar pajak ke negaranya sendiri? Orang yang memposting tentang dukungan kesehatan mental dan tidak pernah menyentuh agenda politik di blognya?" ungkap Veronika mendeskripsikan tentang dirinya.

"Kamu hidup, ambil foto yang indah, bangun bisnis, bantu orang, jangan sentuh siapapun. Tapi Anda tinggal di Rusia, dan di antara sejuta blogger mereka akan mendatangi Anda," protesnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin melarang media sosial pada bulan Maret dengan Moskow mencap perusahaan itu sebagai organisasi ekstremis. Pihak berwenang pun bisa mengambil hukuman pidana bagi mereka yang melanggar.



Simak Video "Baekhyun EXO Tegaskan Akun Instagram-nya Tak Diretas"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)