ADVERTISEMENT

Viral Video Kate Middleton Dijuteki Miss World yang Jadi Politisi Jamaika

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 25 Mar 2022 17:30 WIB
lisa hanna Foto: Instagram @lisahannamp
Jakarta -

Lisa Hanna jadi perbincangan setelah pertemuannya dengan Kate Middleton baru-baru ini. Ratu kecantikan yang terjun jadi politisi tersebut disebut bersikap sombong dan canggung kepada Duchess of Cambridge. Jadi viral, Lisa pun berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

Lisa Hanna dan Kate Middleton bertemu dalam sebuah acara pertemuan resmi antara Pemerintah Jamaika dan Kerajaan Inggris. Kedua wanita cantik itu pun sempat duduk bersebelahan. Dalam video yang viral, Kate terlihat menoleh ke Lisa selagi tersenyum tapi Miss World 1993 itu tampak tidak mempedulikan sehingga terkesan menjutekinya.

Wanita yang pernah menjadi Menteri Pemuda dan Kebudayaan Jamaika itu pun mengelak tuduhan netizen. Ia mengaku dua detik dari pertemuan mereka dilebih-lebihkan.



"Banyak keributan yang dibuat dari dugaan aku melakukan penghinaan kepada Duchess of Cambridge karena klip dua detik dimanipulasi di luar konteks. Aku sangat menghormati Catherine secara pribadi dan aku memperlakukannya dengan hormat dan keramahan seperti dibuktikan dari banyak foto dan video lain dari interaksi kami," tulis Lisa di Instagram.

Wanita 46 tahun yang dulu berkarier di dunia hiburan itu menjelaskan bahwa ia dan Kate Middleton tidak punya masalah apapun. Meski begitu, Lisa Hanna tidak ragu untuk menyebutkan bahwa Jamaika pernah dijajah Inggris dan melakukan perbudakan.

"Kejahatan dari perbudakan tidak bisa dilupakan. Kekayaan yang bisa didapatkan dari ini hanya untuk segelintir orang, termasuk kekayaan yang diperoleh dari institusi monarki, tidak dapat dilupakan," katanya.

lisa hannalisa hanna Foto: Instagram @lisahannamp

Meski begitu, ia mengapresiasi usaha Duke dan Duchess dari Cambridge untuk mendiskusikan masalah tersebut. Lisa pun berharap kunjungan pasangan calon ratu dan raja itu ke Karibia bisa menunjukkan emosi dan pikiran mereka sekaligus memperbaiki perspektif dari monarki mengenai Jamaika.

"Kami menghormati Pangeran William dan Catherine. Kami menghormati orang-orang Inggris. Kami menghormati pemimpin kalian. Ketika datang ke Jamaika, kami sopan dengan kalian. Kami ramah dengan kalian. Kami memberi kalian liburan. Kami tertawa dengan kalian. Kami menangis dengan kalian,"

"Yang kami minta adalah timbal balik dengan mengambil advokasi kami secara serius dan bersama-sama kita bisa memperbaiki kesalahan sejarah dan mengatur ulang sistem politik, ekonomi, dan sosial untuk generasi masa depan," kata Lisa Hanna.

[Gambas:Instagram]



(ami/ami)