Putri Aiko dari Jepang Ulang Tahun Ke-20, Tak Akan Mewarisi Takhta

Tim Wolipop - wolipop Kamis, 02 Des 2021 09:16 WIB
Jakarta -

Putri Aiko dari Jepang berulang tahun ke-20 pada Rabu (1/12/2021). Dinyatakan telah dewasa, anak tunggal dari Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako itu kini mengemban tugas kerajaan.

Merayakan ulang tahunnya, pihak kekaisaran Jepang akan menggelar upacara resmi pada 5 Desember, di mana dia akan dianugerahi Grand Cordon of The Order of Precious Crown oleh Kaisar. Biasanya putri di Keluarga Kekaisaran menerima tiara baru pada ulang tahun ke-20, tetap Aiko akan mendapatkan tiara bekas bibinya.

Meski kini Aiko akan menjalani tugas sebagai anggota kekaisaran Jepang, namun sayangnya dia tidak bisa mewarisi gelar kekaisaran ayahnya. Hal tersebut karena gendernya.

Rumah Tangga Kerajaan Kekaisaran masih beroperasi di bawah sistem primogeniture preferensi laki-laki, yang berarti hanya ahli waris laki-laki yang dapat naik takhta. Hal yang paling menyesakkan dada sebagai putri muda adalah sudah tak mendapatkan tahta, dia pun akan kesulitan memilih jodoh.

Putri AikoPutri Aiko Foto: dok. The Imperial Household Agency of Japan via AP

Putri Aiko hanya bisa menikahi nobleman, gelar bangsawan Jepang. Jika dia menikahi rakyat jelata, maka gelarnya akan dilucuti dan tidak mendapatkan kekayaan keluarga. Sayangnya, kini sudah tidak ada lagi pria kelahiran bangsawan yang tersisa di Jepang.

Hal tersebut terjadi pada sepupu Putri Aiko, Putri Mako yang gelarnya dilucuti. ketika dia memilih menikahi rakyat jelata. Putri Mako juga membuat sejarah karena menolak uang tunjangan 150 juta Yen atau sekitar Rp 19,5 miliar demi dinikahi Kei Komuro.

Putri Mako dan Kei Komuro belum lama ini meninggalkan Jepang dan pindah ke New York untuk memulai hidup baru. Keduanya pun kini tinggal di sebuah apartemen sederhana di New York.

(kik/kik)