Penyesalan Wanita yang Bawa Anak Ikut ISIS, Pakai Dana Pinjaman Pendidikan
Seorang wanita bernama Tareena Shakil pernah jadi pemberitaan karena bergabung dengan ISIS di Suriah. Ketika itu, ia bahkan membawa anaknya yang masih berusia satu tahun. Belasan tahun berlalu, Tareena mengakui kesalahan dan penyesalannya. Wanita itu pun bercerita bagaimana pergi menggunakan uang pinjaman untuk kuliah.
Tareena Shakil adalah wanita asal Inggris yang bergabung dengan ISIS di 2004. Ketika kembali ke negaranya, wanita itu divonis penjara enam tahun meski hanya menjalani setengah hukumannya. Awalnya Tareena mengaku ia diculik dan dipaksa untuk ikut kelompok ekstremis tersebut. Tapi dalam persidangan, ia dianggap berbohong oleh hakim.
Wanita yang dijuluki 'Towie jihadi' karena menyukai acara realiti itu mengenang kembali keputusan yang disesalinya. "Aku tahu ada kekerasan dalam Isis. Aku tidak bisa bohong dan berkata tidak tahu karena itu ada di mana-mana,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tareena Shakil Foto: Dok. Uplands TV |
"Mengetahui hal-hal mengerikan yang terjadi di tempat itu dan masih memutuskan untuk kabur, bukan hanya sendiri, tapi dengan anak. Aku mengerti sulit untuk orang mengerti. Dan jika dibilang tidak terlalu memperhatikan tapi memang seperti itu," ungkapnya
"Itu bukan sesuatu yang menyenangkan ketika aku melihatnya kembali tapi saat itu satu-satunya yang bisa aku katakan adalah aku jauh dari versi terbaik diriku," tambah Tareena.
Tareena Shakil Foto: Dok. West Midlands Police |
Dikutip The Intercept, Tareena bergabung dengan ISIS karena suaminya yang seorang muslim taat. Setelah anak mereka lahir, sang suami pergi ke Yaman di mana ia diancam untuk tidak kembali dan memulai hidup baru dengan menikahi wanita lain. Ketika itu, ia bertemu dan tertarik dengan pria Portugis bernama Fabio Pocas yang seorang tentara ISIS di Suriah.
Saat itu lah, Tareena mulai menambahkan bendera ISIS di media sosial. Ia juga mulai membeli niqab, hijab, dan pakaian tertutup di situs belanja online. Tareena bahkan menukar iPhone menjadi Samsung karena mendengar jika ponsel keluaran Amerika itu dilarang di sana.
Tak lama kemudian, wanita yang ketika itu berusia 24 terbang ke Turki menggunakan uang pinjaman pendidikan untuk dijemput ke Suriah. Setelah sampai, ia baru bilang pada keluarga telah ikut ISIS. Saat itu, ia beralasan ingin melepaskan diri dari kehidupan keluarga yang tak bahagia.
(ami/ami)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Beauty Influencer China Lunasi Utang Rp 900 Juta, Dituduh Pura-pura Lumpuh
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
Bocoran Film Jun Ji Hyun & Ji Chang Wook, Lawan Teror Zombie di Colony
Sinopsis Cabin Fever 3: Patient Zero di Bioskop Trans TV
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
Ramalan Zodiak 9 Januari: Capricorn Harus Sabar, Aquarius Lebih Teliti
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan












































Tareena Shakil Foto: Dok. Uplands TV
Tareena Shakil Foto: Dok. West Midlands Police