Transgender Paling Diburu Malaysia Ngaku Alami Pelecehan Seks di Penjara

Tim Wolipop - wolipop Selasa, 26 Okt 2021 10:16 WIB
Nur Sajat Nur Sajat eksis di TikTok setelah mendapat suaka dari Australia. Foto: Dok. TikTok
Jakarta -

Nur Sajat membuat pengakuan menghebohkan saat diwawancara New York Times. Transgender paling diburu Malaysia itu mengaku mendapatkan pelecehan seks saat berada di penjara.

Pengakuan tersebut disampaikan Nur Sajat setelah kini dirinya 'aman' di Australia. Sajat sebelumnya menjadi buronan paling dicari karena kabur ke Thailand dari Malaysia. Dia jadi kontroversi setelah membagikan momen umrah di media sosial. Pada momen tersebut, transgender dengan nama asli Muhammad Sajad Kamaruzaman menggunakan mukena saat umrah di Mekkah. Hal tersebut berujung dengan penangkapan karena dinilai menghina agama.


Surat perintah penangkapan dikeluarkan untuknya setelah dia tidak menghadiri sidang di Pengadilan Tinggi Syariah pada Februari lalu atas tuduhan menghina Islam dengan berpakaian sebagai seorang wanita. Saat ditangkap pihak otoritas Thailand itu Nur Sajat meminta bantuan internasional. Hingga permintaannya ditanggapi pemerintah Australia dan dia mendapat suaka tinggal di negara tersebut.

Kini Nur Sajat mengungkapkan hal yang belum pernah dibeberkannya selama menjadi buronan. Sajat mengaku dirinya mendapat pelecehan seksual saat di penjara. Transgender 36 tahun itu sempat dipenjara setelah disidang di pengadilan syariah. Dia dimasukkan ke penjara laki-laki.

Sajat mengatakan ibunya menjadi saksi atas pelecehan yang dialaminya. Sang ibu melihat bagaimana dia juga mendapat kekerasan saat ditangkap di mana tiga polisi menjatuhkannya dan menyentuh area pribadinya.

"Mereka pikir tidak apa-apa menyentuh area pribadiku dan payudaraku karena mereka melihatku sebagai seorang laki-laki. Mereka tidak memperlakukanku dengan manusiawi," ujar Nur Sajat.

Peristiwa pelecehan yang dialaminya itu yang kemudian membuat Nur Sajat memutuskan melarikan diri ke Thailand. Dan kini dia mendapatkan suaka dari Australia, Sajat tidak ingin kembali lagi ke negaranya.

"Keputusan melarikan diri adalah keputusan terakhirku karena aku tidak merasa bahagia. Aku tidak bebas," ujar pengusaha kecantikan itu.



Simak Video "Kisah Transgender Amar, Bersikap Setelah Bertemu Tokoh Agama"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)