3 Permintaan Maaf Stasiun TV Korsel MBC Karena Rasis di Olimpiade Tokyo

R Chairini Putong - wolipop Selasa, 27 Jul 2021 12:15 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 23: Flag bearers Nurul Akmal and Rio Waida of Team Indonesia lead their team out during the Opening Ceremony of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on July 23, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Patrick Smith/Getty Images) Kontigen Indonesia di acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020. Foto: Getty Images/Patrick Smith
Jakarta -

Stasiun televisi Korea Selatan, MBC melayangkan permintaan maaf berulang kali setelah dikecam. Emosi netizen Indonesia tak terelakkan dengan cara mereka memperkenalkan Indonesia di acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

MBC menyiarkan langsung acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Jumat (23/7/2021). Mereka menggunakan foto dan caption yang dianggap dapat 'membantu' netizen Korea mengenali tiap negara tetapi justru menimbulkan kontroversi.

Saat kontigen Indonesia memasuki area parade, MBC mengenalkan Indonesia sebagai negara yang memiliki GDP rendah. Mereka bahkan menempatkan foto peta Indonesia di samping wajah atlet dengan penempatan titik di Malaysia.

Stasiun televisi Korea Selatan itu juga menuai protes keras karena mengenalkan sejumlah negara dengan foto sensitif berbau politik. Saat kontigen Ukraina memasuki area parade, MBC menempatkan foto kecelakaan nuklir Chernobyl.

Pihak MBC juga menempatkan foto kerusuhan yang terjadi di Haiti yang merujuk pada insiden pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise, pada (7/7/2021). Sebagai keterangan, mereka menuliskan situasi politik yang terjadi di negara tersebut.

Siaran langsung acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 sontak memicu emosi netizen Korea. Para pembawa acara MBC pun menyampaikan permintaan maaf kepada tiap negara karena menggunakan foto dan caption yang tidak pantas.

Namun, MBC kembali membuat kesalahan yang dinilai rasis saat meliput pertandingan sepak bola Korea Selatan dan Rumania pada Minggu (25/7/2021). Selama jeda iklan, MBC membuat keterangan "Terima kasih, Marin!"

Kalimat tersebut ditujukan untuk atlet sepak bola Rumania, Marius Marin yang mencetak gol bunuh diri pada menit ke-27 dan membuat Korea Selatan unggul 1-0. Menyusul kontroversi yang kian memanas, Direktur Utama MBC akhirnya turun tangan.

Berikut 3 permintaan maaf yang dilayangkan MBC karena dinilai rasis saat Olimpiade Tokyo 2020:

1. Permintaan Maaf MBC saat Siaran Langsung

MBC menuai protes keras netizen Korea saat mengenalkan Ukraina dan Haiti di acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020. Pembawa acara MBC pun menyampaikan permintaan maaf di akhir siaran langsung acara empat tahunan tersebut.

"Dalam liputan acara pembukaan hari ini, kami menggunakan foto yang tidak pantas untuk memperkenalkan atlet yang mewakili negara seperti Ukraina dan Haiti. Kami juga menggunakan kalimat yang tidak pantas untuk menyoroti beberapa negara lain. Kami meminta maaf kepada pemirsa dan orang-orang Ukraina dan negara-negara lain," demikian pernyataan pembawa acara MBC.

2. Permintaan Maaf MBC di akun Twitter

Stasiun televisi Korea Selatan itu masih mendapat kecaman keras karena permintaan maaf mereka yang dinilai tidak tulus. MBC akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitter resmi (@withMBC) dengan bahasa Korea.

Tindakan MBC pun membuat netizen Korea geram karena menggunakan bahasa yang tidak dimengerti negara bersangkutan. Tak lama setelah itu, mereka memuat ulang permintaan maaf dalam bahasa Inggris.

"Kami meminta maaf kepada negara-negara bersangkutan dan penonton kami.

MBC menggunakan foto dan keterangan yang tidak pantas untuk memperkenalkan beberapa negara selama acara pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli. Kami dengan tulus meminta maaf kepada negara-negara terkait dan pemirsa.

Foto dan keterangan dimaksudkan untuk memudahkan pemirsa mengenali negara-negara yang masuk dengan cepat selama acara pembukaan. Namun, kami akui bahwa ada kurangnya pertimbangan untuk negara-negara bersangkutan, dan pemeriksaannya tidak cukup menyeluruh. Ini adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan.

Sekali lagi, kami meminta maaf dan menyesal atas kesalahan tersebut.

Kami menyadari pentingnya masalah ini selama siaran Olimpiade. Kami akan menyelidiki secara menyeluruh proses pemilihan foto, keterangan, dan inspeksi secara ketat untuk mengambil tindakan lebih lanjut berdasarkan hasil investigasi.

Lebih lanjut, kami akan mengkaji ulang sistem produksi program olahraga secara mendasar untuk menghindari kecelakaan serupa ke depannya," tulis pihak MBC, pada Sabtu (24/7/2021).

3. Permintaan Maaf Direktur Utama MBC

Kontroversi MBC kian memanas dan menjadi sorotan dunia. Direktur Utama MBC, Park Sung Je akhirnya menghelat konferensi pers di gedung MBC Management Center di Seoul pada Senin (26/7/2021).

"Kami, MBC, menayangkan siaran yang merusak semangat Olimpiade terkait persahabatan, solidaritas, dan persatuan masyarakat bumi di tengah bencana global Corona.

Pada malam tanggal 23, dalam proses pengenalan masing-masing negara selama siaran acara pembukaan Olimpiade, foto dan keterangan yang sangat tidak pantas terkait beberapa negara ditayangkan.

Selain itu, pada tanggal 25, selama siaran sepak bola, keterangan sembrono yang tidak menghormati atlet negara lawan disiarkan.

Sebagai direktur utama konten MBC, saya menundukkan kepala untuk meminta maaf kepada orang-orang di negara yang terluka oleh siaran yang tidak hati-hati dan kurang mempertimbangkan negara-negara partisipan dan kepada pemirsa yang kecewa.

Akhir pekan lalu adalah waktu yang paling menyakitkan dan menghancurkan sejak saya dilantik sebagai direktur utama MBC.

Saat kami mengidentifikasi masalah pertama, ditemukan bahwa ada masalah dengan norma pengenalan dan sistem inspeksi konten, yang tidak dapat dihentikan dengan tindakan disipliner terhadap kru produksi tertentu.

Kami akan menyelidiki penyebabnya secara menyeluruh dan bertanggung jawab.

Kami juga akan melakukan renovasi besar-besaran. Kami akan melakukan segala upaya untuk mencegah terulangnya kecelakaan dengan memperkuat kode penyiaran, peraturan perusahaan, dan peraturan tinjauan internal, dan membuat komite etika dan sistem tinjauan konten.

Secara khusus, kami akan melakukan yang terbaik untuk meningkat kesadaran di seluruh perusahaan sehingga norma-norma produksi menghormati nilai-nilai kemanusiaan universal dan keragaman budaya dan menekankan kesadaran hak asasi manusia dan kesetaraan gender dapat diwujudkan ketika memproduksi seluruh konten, bukan hanya olahraga.

Kami telah bekerja keras untuk memperkuat daya saing konten kami dan mengurangi defisit, tetapi kami sangat menyadari bahwa kami kehilangan kepercayaan dari orang-orang, semuanya akan sia-sia.

Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi tanggung jawab sebagai penyiar publik dengan upaya ekstra, dan kami akan mengembalikan kepercayaan pemirsa.

Sekali lagi, saya menundukkan kepala dan meminta maaf," demikian pernyataan direktur utama MBC, seperti dilansir dari Hankyung.



Simak Video "Gaya Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Beri Penghormatan pada One Piece"
[Gambas:Video 20detik]
(rcp/rcp)