11 Skincare yang Tidak Aman untuk Ibu Hamil, Ini Daftarnya

Tanaya Shella Julyana - wolipop Jumat, 12 Mar 2021 17:42 WIB
Ilustrasi skincare tidak aman untuk ibu hamil. Foto: Getty Images/iStockphoto/Makidotvn Ilustrasi skincare tidak aman untuk ibu hamil. Foto: Getty Images/iStockphoto/Makidotvn
Jakarta -

Kamu sedang hamil dan bingung memilih skincare? Memang tidak semua skincare kandungannya aman untuk ibu hamil. Sebagai referensi, berikut ini daftar kandungan skincare tidak aman untuk ibu hamil.

Skincare yang tidak aman ini biasanya mengandung bahan yang bisa mencerahkan kulit dalam sekejap. Ada juga kandungan skincare yang dapat menyebabkan kanker dan berbahaya untuk janin.

Agar tidak salah pilih, ketahui 11 kandungan skincare yang tidak aman untuk ibu hamil:

1. Alpha hydroxy acids (AHAs) and beta hydroxy acids (BHAs)

Alpha hydroxy acids (AHAs) and beta hydroxy acids (BHAs) menjadi kandungan skincare yang populer sebagau pencerah dan mengeksfoliasi kulit. AHA dan BHA diklaim bisa menghilangkan bekas jerawat dan flek hitam pada kulit. Namun cara kerjanya dapat membuat pelindung kulit terkikis, karena dapat membuka kulit untuk penetrasi zat lain. Skincare yang mengandung AHA dan BHA sebaiknya dihindari selama kehamilan.

Ilustrasi skincare yang aman untuk ibu hamilIlustrasi skincare yang tidak aman untuk ibu hamil Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

2. Retinoid

Retinoid merupakan turunan vitamin A (yang dapat terdaftar dengan banyak nama, termasuk asam retinoat, tretinoin, palmitat dan retinaldehida). Retinoid biasanya ditemukan dalam skincare perawatan jerawat dan serum anti-penuaan. Produk yang mengandung retinol atau retinoid telah dikaitkan dengan cacat lahir sehingga harus dihindari selama kehamilan dan menyusui.

3. Salicylic Acid

Salicylic Acid merupakan dikenal sebagai pembasmi jerawat dan dianggap aman oleh sebagian besar ahli, termasuk dokter kulit. Tapi Salicylic Acid (yang merupakan salah satu jenis BHA) sebaiknya dihindari selama kehamilan dan menyusui dalam konsentrasi lebih dari 2 persen karena bisa berisiko bagi janin. Termasuk kandungan skincare yang tidak aman untuk ibu hamil, Salicylic Acid kadang ditemukan pada produk penghilang kutil atau perawatan wajah di salon.

4. Alumunium Chloride

Alumunium Chloride merupakan kandungan skincare yang kontroversial. Jika kamu menemukan Alumunium Chloride dalam produk, sebaiknya tinggalkan karena bahan kimia tersebut dapat menghentikan keringat. Seperti dikutip dari Today's Parent, beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa bahan tersebut berpotensi menyebabkan kanker dan tidak tahu secara pasti apakah itu masuk ke ASI atau tidak.

5. Benzoyl Peroxide

Benzoyl Peroxide dikenal sebagai kandungan skincare untuk jerawat. Benzoyl Peroxide memiliki sifat yang kuat dan bisa berdampak pada bayi yang sedang berkembang dalam rahim. Studi menunjukkan bahan kimia ini menimbulkan risiko bagi janin dan tidak boleh digunakan selama kehamilan.

6. Dihydroxyacetone (DHA)

DHA yang banyak ditemukan pada spray tan atau untuk menggelapkan kulit. DHA tidak disarankan untuk digunakan selama kehamilan karena bisa mempengaruhi perkembangan janin. Jika menggunakannya DHA bisa terserap melalui kulit atau jika kamu tidak sengaja menghirupnya.

Beauty concept of young asian woman.Skincare tidak aman untuk ibu hamil Foto: iStock

7. Formaldehida

Formaldehida biasanya ditemukan di beberapa prosedur pelurusan rambut dan cat kuku di salon, Menurut studi bahan tersebut telah dikaitkan dengan masalah pernapasan bahkan kanker.

8. Hydroquinone

Skincare tidak aman untuk ibu hamil adalah yang mengandung hydroquinone atau hidrokuinon. Bahan kimia ini biasanya ditemukan pada skincare yang bisa mencerahkan kulit. Menurut beberapa penelitian kandungan ini dapat membahayakan bayi yang sedang berkembang di rahim.

KLIK HALAMAN SELANJUTNYA untuk mengetahui kandungan skincare yang tidak aman untuk ibu hamil lainnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2