Cerita Kontroversial Jojo Siwa, YouTuber Remaja yang Mengaku Biseksual

Vina Oktiani - wolipop Senin, 25 Jan 2021 10:00 WIB
Jojo Siwa Jojo Siwa / Foto: Twitter/@itsjojosiwa
Jakarta -

Jojo Siwa kembali muncul untuk memberikan pernyataan mengenai orientasi seksualnya melalui akun Instagramnya. Sebelumnya artis sekaligus YouTuber berusia 17 tahun itu sempat menggegerkan publik karena unggahannya di media sosial. Tak sedikit yang menduganya adalah seorang gay.

Seperti dikutip dari news.com.au, dugaan tersebut muncul setelah Jojo Siwa mengunggah video TikTok dirinya melakukan lip-sync lagu kebangsaan LGBTQ Lady Gaga, Born This Way. Setelahnya dia tampak kembali mengunggah foto dirinya dengan menggunakan kaos bertuliskan 'Terbaik. Gay. Sepupu. Sesungguhnya.' Jojo mengunggah foto tersebut di Twitter dan mengatakan bahwa kaos tersebut diberikan oleh sepupunya.

"Secara pribadi saya belum pernah, pernah, sebahagia ini sebelumnya dan rasanya sangat luar biasa. Saya sedikit bahagia sekarang. Ini sangat, sangat, sangat luar biasa. Kalian mungkin belum pernah melihatku sebahagia ini sejak aku berada dalam tur." ucap Jojo di video unggahan Instagramnya.

[Gambas:Instagram]



Jojo Siwa menjelaskan bahwa dia tidak mengidentifikasi dirinya sebagai orang yang lurus, namun dia mencoba untuk berhenti memberikan label pada dirinya sendiri. Jojo sendiri sebenarnya mengaku tidak sepenuhnya yakin akan label dirinya saat ini. Dia masih memikirkannya dan berusaha mencari tahu.

"Saya pikir manusia itu luar biasa, saya pikir manusia adalah orang yang sangat luar biasa. Saat ini, saya sangat bahagia dan saya ingin berbagi segalanya dengan dunia, tetapi saya juga ingin merahasiakan hal-hal dalam hidup saya sampai semuanya siap untuk publik," jelasnya.

"Saat ini yang penting adalah kalian tahu bahwa tidak peduli siapa yang kamu cintai, itu tidak masalah. Itu luar biasa dan dunia ada untukmu. Ada begitu banyak orang yang ada untukmu. Saya tahu situasi setiap orang berbeda dan mungkin lebih sulit bagi beberapa orang dan mungkin lebih mudah bagi beberapa orang untuk keluar atau menjadi diri mereka sendiri, tetapi saya pikir keluar dengan stigma ini di sekitarnya - bahwa ini benar-benar hal yang sangat menakutkan, tapi sekarang tidak lagi. Ada begitu banyak orang yang menerima dan mencintai di luar sana sehingga tidak apa-apa," tambahnya.

Jojo mengatakan bahwa dia paham jika akan ada orang yang mengkritiknya karena berani memutuskan untuk memberi pengakuan semacam ini. Namun dia menjelaskan jika hal itu dilakukannya untuk memberi pesan kepada orang lain agar lebih mengutamakan dan menghargai kebahagiaan mereka sendiri daripada apa yang dipikirkan oleh orang lain.

"Tentu saja orang akan mengatakan itu tidak normal, tapi tidak ada yang normal. Secara harfiah tidak ada satu hal pun tentang siapa pun yang normal dan tidak apa-apa menjadi tidak normal, tidak apa-apa menjadi sedikit berbeda, tidak apa-apa menjadi sedikit aneh, aneh, berbeda. Itu adalah sesuatu yang tidak boleh kita takuti. Itu adalah sesuatu yang harus kita banggakan," terangnya.

Jojo Siwa kemudian menjelaskan bahwa dirinya selalu tahu bahwa dia akan merasa nyaman ketika menjalani hubungan romantis dengan pria ataupun wanita. Namun karena dia belum pernah jatuh cinta sebelumnya, maka dia belum bisa memastikannya. Diakui Jojo bahwa orangtuanya pun sangat mendukungnya.

"Kamu tahu apa yang ayahku katakan? Dia berkata, 'Hai, cinta itu universal'. Orang tuaku sudah tahu. Ibuku bilang dia sudah dikenal selama dua tahun terakhir. Dia seperti, 'Aku baru tahu denganmu!' Sekitar dua tahun lalu, dia berkata, 'Menurutku kamu tidak hanya menyukai laki-laki, tidak apa-apa.' Keluargaku luar biasa," ungkapnya.

Dalam videonya itu Jojo Siwa juga menjelaskan bahwa perpisahannya dengan Mark Botempo sama sekali tidak ada hubungannya dengan orientasi seksualnya. Unggahan Instagramnya itu kini telah ditayangkan lebih dari 3,8 juta kali.

(vio/vio)