Tak Pakai Masker ke Acara Pemakaman, Pria Ini Ditembak Sampai Meninggal

Vina Oktiani - wolipop Senin, 11 Jan 2021 08:15 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Menggunakan masker saat ini telah menjadi sebuah kewajiban yang harus ditaati oleh setiap orang demi mencegah penularan virus Corona. Walaupun tidak menggunakan masker adalah sebuah hal yang salah, namun bukan berarti kamu bisa memperlakukan orang tersebut dengan semena-mena, apalagi sampai menghilangkan nyawanya.

Seperti dikutip dari World of Buzz, seorang kakek berusia 73 tahun yang bernama Jumnean Sri-orn, terancam hukuman penjara seumur hidup akibat perbuatannya. Dia menembak dan menghilangkan nyawa seorang pria hanya karena pria tersebut tidak mengenakan masker penutup wajah saat menghadiri acara pemakaman.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Kamis (7/1/2021) di Chaweng, Thailand. Awalnya sang kakek memang sempat bertengkar dengan korbannya, Samran Tawai yang berusia 50 tahun. Sang kakek merasa kesal karena Samran tak mau mengenakan masker penutup wajah.

Namun ternyata bukan karena hal itu saja. Belakangan diketahui bahwa kakek Jumnean dan Samran memang tidak pernah akur. Keduanya seringkali terlibat konflik.

Saat kejadian rupanya kakek Jumnean sebenarnya sempat mencoba pergi dengan sepeda motornya, tetapi Samran mendorongnya dan mengucapkan kata-kata yang semakin membuat emosi sang kakek memuncak. Tak kuasa menahan emosi, sang kakek pun langsung menembak wajah Samran hingga meninggal.

"Saya tahu kamu membawa senjata, tetapi kamu terlalu penakut untuk menembak," jelas saksi mata yang mendengar kata-kata Samran.

Karena aksinya itu, Jumnean kini harus menghadapi dakwaan atas pembunuhan dan membawa senjata api tanpa izin. Jika terbukti bersalah, dirinya akan dipenjara seumur hidup.

(vio/vio)