Alami Gejala Mirip COVID-19, Scott Disick Ternyata Kekurangan Hormon Seks

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 03 Okt 2020 21:00 WIB
NEW YORK, NY - JUNE 05:  Television personality Scott Disick attends the 2014 FIFA World Cup McDonalds launch party at Pillars 38 on June 5, 2014 in New York City.  (Photo by Andrew H. Walker/Getty Images for McDonalds) Scott Disick. Foto: Andrew H. Walker
Jakarta -

Scott Disick mengalami gejala yang ia yakini sebagai COVID-19. Mantan kekasih Kourtney Kardashian ini mengaku merasakan kelelahan yang teramat sangat sampai sulit bangun dari tempat tidur.

"Akhir-akhir ini aku tidak punya tenaga untuk melakukan apapun. Aku bangun tidur dan langsung lemas," ujar Scott Disick dalam episode terbaru 'Keeping Up with the Kardashians' yang tayang Kamis (1/10/2020).

Khawatir dengan kondisinya, ayah tiga anak ini pun ke rumah sakit untuk cek darah. Sebab kelelahan ekstrem yang dia rasakan sudah tidak wajar.

Hasil cek darah menunjukkan kalau pria 37 tahun ini memiliki kadar testosteron yang sangat rendah. Testosteron merupakan hormon seks pria yang dihasilkan dari testis.

Scott Disick menilai turunnya level testosteron dikarenakan stres dan kecanduan alkohol di masa lalu. Dia bahkan pernah masuk rehabilitasi dua kali pada 2015 akibat kecanduannya itu. Namun ia bersyukur hasil diagnosa tidak menunjukkan masalah serius.

"Sangat bersyukur tidak ada hal yang serius," tuturnya.

Dokter pun menyarankan Scott Disick untuk berkonsultasi soal diet ke pakar nutrisi. Sebab kelelahan ekstrem bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tidak hanya faktor tunggal seperti rendahnya level testosteron.

"Dokter menyarankan untuk menemui pakar nutrisi, yang melakukan tes darah lebih detail untuk mengetahui kenapa testosteron saya sangat rendah dan melihat apa langkah yang efektif dan tidak untuk tubuh saya," pungkasnya.

Testosteron adalah hormon yang penting bagi pria dan fungsi utamanya sebagai sistem reproduksi. Selain itu testosteron juga penting dalam proses pembentukan kepadatan tulang dan kekuatan otot. Maka ketika level testosteron dalam tubuh sedikit, pria akan cepat merasa lelah dan tak punya vitalitas.

(hst/hst)