Influencer Ini Mundur Jadi Duta Covid, Kini Lebih Percaya Teori Konspirasi

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 25 Sep 2020 14:52 WIB
Famke Louise Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Influencer dan rapper Famke Louise menjadi salah satu di antara sejumlah selebriti dan influencer yang diminta untuk menjadi duta Covid-19 di Belanda. Tapi kini, Famke mundur dari tugasnya untuk mengkampanyekan tentang Corona karena kini dia lebih percaya bahwa virus mematikan tersebut adalah teori konspirasi pemerintah.

Menurutnya, pemerintah membuat teori konspirasi yang memanfaatkan situasi Corona untuk mengendalikan populasi. Dengan tagar ikdoenietmeermee (saya tidak lagi berpartisipasi), sejumlah musisi dan influencer mundur dari kampanye Covid tersebut. Aksi protes itu dipimpin oleh Famke.

Di media sosialnya, wanita 21 tahun itu mengatakan bahwa dia setop berkampanye untuk mempromosikan social distancing dan penggunaan masker. Dalam unggahan di Instagramnya, Famke pun mengatakan bahwa perlunya masyarakat bekerjasama untuk mengembalikan kendali pemerintah.

"Saya tidak keberatan bila masyarakat mengambil 1,5 meter. Tapi ini tentang prinsip bahwa kita hidup dalam masyarakat di mana orang membutuhkan kebebasan mereka, di mana mereka hanya ingin bersenang-senang," ujarnya di salah satu stasiun TV Belanda.

Ahli epidemiologi Patricia Bruijning-Verhagen angkat bicara terkait aksi Famke dan influencer serta selebrti lainnya yang seolah tidak percaya dengan kehadiran Corona.

"Ini jelas berisiko. Tagar itu mendapatkan banyak perhatian. Banyak orang yang sangat marah," ujar Patricia, seperti dikutip dari BBC.



Simak Video "Tak Mau Kalah dengan Pandemi, Pengrajin Batik Ciptakan Inovasi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)